BPJPH Sebut Ekonomi Halal Potensi Tingkatkan PDB hingga Rp72 Triliun
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menyatakan optimisme bahwa industri halal akan menjadi salah satu pilar utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada tahun 2028-2029.
Optimisme ini disampaikan usai meresmikan Asy-Syafi'iyah Halal Center (AHC) di Universitas Islam Asy-Syafi'iyah, Jakarta Timur beberapa waktu yang lalu, seperti dikutip erakini pada Minggu (12/1/2025)
"Dengan potensi besar ekosistem halal kita, saya optimis industri halal akan berperan penting dalam memacu pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Ahmad Haikal Hasan.
Ia menambahkan, berdasarkan Indonesia Halal Markets Report 2021/2022, ekonomi halal berpotensi meningkatkan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sebesar USD 5,1 miliar atau sekitar Rp72,9 triliun per tahun melalui peluang ekspor dan investasi. Indonesia juga merupakan pasar konsumen halal terbesar di dunia dengan sekitar 230 juta penduduk Muslim.


















