Salah satu adegan dalam trailer resmi film series 'Last Samurai Standing'. Film ini bakal tayang di Netflix 13 November 2025. (Foto: YouTube/Netflix).
JAKARTA, (ERAKINI) - Netflix kembali menarik perhatian publik dengan merilis trailer perdana untuk serial epik terbaru berjudul ‘Last Samurai Standing’. Karya bergenre drama aksi kolosal ini diadaptasi dari novel Ikusagami tulisan Shogo Imamura, pengarang yang pernah meraih Penghargaan Naoki ke-166 berkat kecemerlangan karya sastranya.
Serial ini dijadwalkan tayang pada pertengahan November 2025, dan akan mengajak penonton masuk ke dalam kisah penuh emosi, duel mematikan, serta pergulatan moral yang terjadi pada masa Restorasi Meiji, sebuah era penting ketika Jepang mulai beralih dari tradisi feodal menuju modernisasi.
Mengusung visual sinematik, atmosfer sejarah yang kuat, dan tema besar mengenai kehormatan, ambisi, serta perjuangan mempertahankan harga diri, ‘Last Samurai Standing’ diprediksi menjadi salah satu tayangan paling berkesan menjelang akhir tahun 2025 dan siap menjadi sorotan global. Berikut ini sinopsisnya!
Berlatar pada akhir abad ke-19, film ‘Last Samurai Standing’ membuka babak kelam ketika 292 samurai berkumpul di Kuil Tenryuji, Kyoto. Mereka datang bukan untuk beribadah, melainkan untuk mengikuti permainan hidup dan mati demi hadiah bernilai besar.
Masing-masing peserta hanya memegang satu tanda kayu sebagai bukti diri dan bertugas merebut milik peserta lain agar dapat melanjutkan perjalanan menuju Tokyo. Hanya satu prajurit yang akan keluar sebagai pemenang—dan yang lain ditakdirkan gugur.
Di tengah hiruk-pikuk pertarungan, kisah berpusat pada Shujiro Saga (diperankan oleh Junichi Okada), seorang samurai yang terjun ke medan mematikan ini demi menyelamatkan istri dan anaknya. Begitu lonceng pembuka bergema, kuil sakral itu berubah menjadi ladang pertempuran berdarah. Tak ada belas kasihan—yang tersisa hanyalah keberanian, pengkhianatan, dan tekad bertahan hidup.
Adegan perang besar-besaran yang direkam di Kuil Tenryuji menjadi salah satu sorotan utama. Pengambilan gambar yang berlangsung berhari-hari tersebut melibatkan lebih dari seribu kru dan pemain, menciptakan atmosfer historis dan intens yang memukau. Junichi Okada, selaku pemeran utama sekaligus produser, berkolaborasi dengan sutradara Michihito Fujii untuk menyajikan pengalaman visual sinematik, menggabungkan teknik efek praktis dengan CGI modern untuk menghasilkan aksi yang realistis, memukau, dan emosional.
Barisan Bintang Papan Atas. Kekuatan cerita dipadu dengan deretan pemeran kelas berat: Junichi Okada, Kaya Kiyohara, Masahiro Higashide, Shota Sometani, Taichi Saotome, Yuya Endo, Kazunari Ninomiya, Hiroshi Tamaki, Hideaki Ito, dan Gaku Hamada.