Profil Sal Priadi, Penyanyi Muda di Balik Lagu Viral 'Titik di Ujung Doa'
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Nama Sal Priadi kembali menjadi sorotan publik lewat lagu “Ada titik-titik di ujung doa”. Lagu tersebut sebenarnya dirilis pada 30 April 2024 sebagai bagian dari album Markets And Such Pens Flasdisk yang berisi 15 lagu.
Sejak awal dirilis, lagu ini perlahan menarik perhatian pendengar berkat liriknya yang puitis dan sarat emosi.
Popularitasnya kian meningkat setelah potongan lagu tersebut ramai digunakan sebagai latar suara di platform TikTok, terutama untuk konten refleksi diri, kenangan masa lalu, hingga kisah kehilangan dan penerimaan. Hingga kini lagu tersebut masih viral di media sosial.
Popularitas itu juga diperkuat dengan perilisan versi live performance lagu tersebut yang semakin memperluas jangkauan pendengarnya.
Profil Sal Priadi
Pemilik nama lengkap Salmantyo Ashrizky Priadi ini merupakan penyanyi asal Malang. Ia dikenal sebagai musisi dengan pendekatan unik dalam berkarya, termasuk saat memulai kariernya lewat platform SoundCloud.
Sal mengawali kiprahnya dengan cara sederhana, yakni mengunggah lagu secara mandiri hanya bermodalkan ponsel. Langkah ini menjadi awal perjalanan kariernya di industri musik.
Tahun 2017 menjadi tonggak penting ketika ia merilis singel perdana berjudul “Kultusan”. Meski lagu tersebut telah ditulis sejak 2012, karya itu baru rampung lima tahun kemudian dan menjadi pintu masuk bagi Sal untuk dikenal lebih luas.
Beberapa bulan berselang, ia merilis “Ikat Aku di Tulang Belikatmu” yang berhasil mencuri perhatian publik dan masuk nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards. Pencapaian ini menjadi titik balik yang mendorongnya untuk menekuni karier secara profesional.


















