Niat Puasa Sunnah Syawal dan Waktu Terbaik Melakukannya
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah selama enam hari di bulan Syawal. Selain pahalanya besar, puasa Syawal juga menjadi bentuk penyempurnaan ibadah setelah Ramadan.
Puasa dapat dilakukan mulai 2 hingga 7 Syawal atau kapan saja selama dalam bulan ini. Puasa tidak boleh dilakukan pada hari pertama Idulfitri karena dilarang pada hari itu.
Puasa Syawal dapat dilakukan secara berurutan maupun terpisah selama masih dalam bulan Syawal. Namun, sebagian ulama menganjurkan untuk melakukannya secara berturut-turut agar lebih mudah dalam pelaksanaannya. Meski demikian, tidak ada ketentuan wajib mengenai urutan hari pelaksanaannya.
Dengan melaksanakan puasa Syawal, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan keutamaan besar, tetapi juga memperkuat kebiasaan ibadah setelah Ramadan.
Adapun dalil bahwa puasa Syawal akan mendapatkan pahala 1 tahun puasa yaitu:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya: “Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim).
Perhitungan pahala puasa satu tahun uga berdasarkan firman Allah SWT, sebagai berikut:
مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ


















