Cara Zikir di Bulan Ramadhan Ala M. Quraish Shihab
Riduwan
ZIKIR merupakan salah satu ibadah ringan yang sangat dianjurkan saat berpuasa. Amalan ini sangat dianjurkan karena dengan berzikir setiap muslim akan selalu mengingat Allah SWT. Apalagi di bulan Ramadhan ini, di mana setiap kebaikan akan dilipatgandakan ganjarannya oleh Allah langsung.
Terkait bagaimana berzikir utamanya di bulan Ramadhan, K.H. Al-Habib Muhammad Quraish Shihab, memiliki sudut pandangnya tersendiri. Dilansir dari akun YouTube MQS Podcast, ulama tafsir Indonesia itu mengatakan bahwa saat bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan dzikir dan konteks puasa tersebut berzikir.
Kemudian, gandengan dari zikir itu ialah pikir. Zikir dalam bentuk "tadzakkur" (mengingat) dan fikir dalam bentuk "tafakkur" (merenung). Dan dua hal ini mudah sekali dilakukan, bisa kapanpun dan di manapun.
Biasanya, saat puasa Ramadhan, zikir yang banyak dilakukan hanya sebatas baca quran, mengajak orang berbuka, dan berdoa. Padahal dalam hal doa dalam sebuah hadis Qudsi dikatakan:
يقول الله عز وجل: من شغله ذكري عن مسألتي، أعطيته أفضل ما أعطي السائلين.
Artinya: Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman: Barang siapa yang sibuk mengingatiku (berzikir) sehingga menyebabkan dia lupa utk meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberikannya sesuatu yang lebih baik daripada apa yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta kepada-Ku.
Selanjutnya, mantan Menteri Agama Indonesia pada Kabinet Pembangunan itu, menjelaskan bahwa tidak hanya itu. menurutnya dapat bermakna mengingat, juga bermakna menyebut. Secara maknawiyah, zikrullah itu mengingat apa yang anda sebut, atau anda bisa menyebut yang anda ingat.

















