Baca Doa Ini agar Terhindar dari Jeratan Utang Piutang
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Mengelola keuangan bukanlah perkara mudah. Diperlukan komitmen, kedisiplinan, serta kemampuan membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar kondisi keuangan tetap sehat dan tidak terjebak dalam utang piutang.
Dalam banyak kasus, utang yang terus menumpuk terjadi karena pengeluaran tidak sebanding dengan kemampuan finansial. Karena itu, selain berusaha mengatur keuangan dengan bijak, umat Islam juga dianjurkan untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT melalui doa.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW berisi permohonan perlindungan dari berbagai kesulitan hidup, termasuk lilitan utang. Doa ini tidak hanya memohon kemudahan dalam urusan finansial, tetapi juga perlindungan dari rasa gelisah, kelemahan, kemalasan, hingga tekanan dari orang lain.
Berikut doa yang dianjurkan untuk dibaca:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan dari orang lain."

















