6 Hal yang Disunahkan saat Hari Raya Idul Fitri
Riduwan
SEBENTAR lagi umat Islam akan bersuka cita menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. Sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan menunaikan puasa selama bulan Ramadhan. Untuk merayakan hari kemenangan tersebut, kita sangat dianjurkan untuk mengamalkan beberapa sunah pada Hari Idul Fitri.
Dirangkum dari lama Kemenag dan beberapa sumber, berikut sunah hari Raya Idul Fitri, yaitu.
1. Menghidupkan Baca Takbir sejak Malam Idul Fitri
Menurut sebuah riwayat Rasulullah saw. memperbanyak takbir pada malam terakhir Ramadhan hingga pagi hari satu Syawal. Hal ini sesuai dengan apa yang difirmankan Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 185:
: وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا الله
Artinya, “Dan sempurnakanlah bilangan Ramadhan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah”. (QS. Al-Baqarah: 185)
Adapun bacaan takbir yang utama saat idulfitri ialah yang diriwayatkan oleh Syekh Ibnu Hajar al-Haitami dalam kitab Tuhfah al-Muhtaj, juz 3, hal. 54, yang berbunyi
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلَهَ إلَّا اللهُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ، اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا لَا إلَهَ إلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إلَّا إيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ لَا إلَهَ إلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلَهَ إلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
2. Menggunakan Pakaian Terbaik, Berhias dan Memakai Wewangian
Pada hari kemenangan ini, sangat dianjurkan untuk mengenakan pakaian terbaik, menggunakan wewangian dan
berhias. Berhias bisa dilakukan dengan membersihkan badan, memotong kkuku dan merapikan bulu. Sedangkan untuk pakaian, lebih utama memakai pakaian putih. Hal itu bertujuan untuk menampakan kebahagiaan di hari yang berkah tersebut. Adapun niat untuk membersihkan badan ialah:


















