Doa Memohon Jodoh Terbaik yang Diajarkan Rasulullah
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Persoalan jodoh kerap kali menjadi misteri dalam kehidupan. Ia datang tanpa diduga dan pergi tanpa alasan yang pasti. Meski telah diupayakan dengan berbagai cara, jodoh bisa terasa semakin jauh. Namun bagi umat Islam, ikhtiar tidak cukup hanya dengan usaha lahiriah. Doa dan tawakal kepada Allah SWT menjadi bagian penting dalam perjalanan mencari pasangan hidup yang terbaik.
Salah satu ikhtiar spiritual yang dianjurkan adalah dengan memanjatkan doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dikutip dari NU Online, doa ini diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabrani dalam Kitabud Du‘a (Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 1413 H/390).
Doa ini ditujukan bagi siapa saja yang sedang memohon agar dikaruniai jodoh yang saleh atau salehah.
Sebelum memanjatkan doa tersebut, terdapat beberapa langkah yang dianjurkan untuk dilakukan:
- Menyucikan diri dengan wudu secara sempurna,
- Melaksanakan shalat,
- Membaca pujian kepada Allah, seperti ucapan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin atau yang sejenisnya.
Setelah itu, barulah memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan. Berikut doa yang dianjurkan untuk dibaca:
Doa seorang laki-laki untuk calon istrinya:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الغُيُوْبِ، اَللّٰهُمَّ إِنْ كَانَ لِي فِي فُلَانَةْ خَيْرٌ (وَسَمِّهَا بِاسْمِهَا) فِي دِيْنِي وَدُنْيَايَ وَآخِرَتِي فَاقْدِرْهَا لِي وَإِنْ كَانَ غَيْرُهَا خَيْرًا لِي فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَآخِرَتِي فَاقْضِ لِي بِهَا وَقَدِّرْهَا لِي
Artinya: "Ya Allah, Engkau Maha Kuasa sedangkan aku tidak berkuasa, Engkau Maha Mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha Mengetahui sesuatu yang gaib. Ya Allah, jika ada kebaikan pada diri si Fulanah (sebutkan nama calon istri) untukku, agamaku, duniaku, dan akhiratku, maka takdirkanlah dia untukku. Namun jika memang ada orang lain yang lebih baik untukku, agamaku, duniaku, dan akhiratku, maka tunaikanlah dan takdirkanlah dia untukku."


















