Amalan Dinasibkan Berangkat Haji, Dibaca Ba’da Isya dan Malam Jumat
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Menunaikan ibadah haji ke Baitullah merupakan rukun Islam yang kelima. Kewajiban ini hanya berlaku bagi mereka yang memiliki harta dan kemampuan untuk melaksanakannya. Meski demikian, keinginan untuk berangkat ke tanah suci merupakan impian dan dambaan bagi setiap Muslim yang beriman.
Selain untuk menyempurnakan keislaman, naik haji juga didorong oleh keinginan melihat kebesaran Allah melalui dua tanah suci serta menapaktilasi jejak peninggalan Rasulullah saw. Ibadah ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam dan penuh makna bagi setiap Muslim yang berkesempatan melaksanakannya.
Jika sudah menjadi takdir dan rezeki seseorang, maka Allah pasti memberikan kesempatan baginya untuk menunaikan ibadah haji. Meski berbagai rintangan dan hambatan mungkin menghadang, keyakinan dan kesabaran menjadi kunci utama dalam mewujudkan impian tersebut.
Dalam ajaran Islam, setiap Muslim juga diajarkan untuk memohon langsung kepada Allah agar diberikan kesempatan menunaikan ibadah haji. Hal ini dapat dilakukan melalui doa yang tulus dan mengamalkan amaliah-amaliah khusus yang diyakini dapat membuka jalan menuju Baitullah.
Berikut ini amalan khusus agar ditakdirkan naik haji. Amalan ini ijazah dari KH Ahmad Baedlowie Syamsuri, Brabo, Grobogan. Adapun syaratnya yaitu salawat dibaca satu kali setiap habis shalat Isya’ dan dibaca 40 kali setiap malam Jum’at. Ini salawatnya:
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ، وَزِيَارَةَ حَبِيْبِكَ مُحَمَّدٍ عَلَيْهِ اَفْضَلُ الصَّلَاةِ وَالسَّلاَمِ، فِي صِحَّةٍ وَعَافِيَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.















