Kehendak Allah Tak Bisa Dihalangi, Seberat Apa Pun Rintangannya
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Probolinggo, Jawa Timur, KH Hasan Abdullah Sahal berbicara mengenai ketentuan Allah dalam kehidupan manusia. Menurut kiai yang dikenal kerap tampil sederhana itu, apabila Allah sudah berkehendak, tidak ada satu pun rintangan yang dapat menghalanginya.
Hasan Abdullah Sahal menjelaskan, segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan manusia tidak terlepas dari masyiatullah atau kehendak Allah. Sebagai contoh santri yang belajar di Pondok Modern Gontor. Bagaimana pun prosesnya, jika Allah sudah berkehendak agar menjadi santri Gontor, maka pasti akan terjadi.
"Kalau Allah sudah bermasyiah, masyiah (berkehendak), bermaksud, sya'a ya sya'u. Ini karena Masyiatullah. Jadi bukan karena pimpinan pondok, bukan karena Pak Kiai, bukan karena siapa-siapa tapi karena Masyiatullah,"
Lebih dari itu, Kiai Hasan menegaskan bahwa setiap manusia yang melakukan sesuatu harus menyadari bahwa semua itu terjadi atas kehendak Allah. Kiai Hasan kemudian mengutip Surah Fatir ayat 2 yang menjelaskan bahwa apa yang Allah bukakan bagi manusia tidak akan dapat dihalangi oleh siapa pun.
مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا ۖ وَمَا يُمْسِكْ فَلَا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Artinya: "Apa yang Allah buka, membuka nikmat, membuka rezeki, membuka waktu, membuka kesempatan, membuka nikmat, membuka apa saja, tidak ada siapa pun yang akan bisa menutup atau menghalang."

















