Doa agar Segera Dipertemukan dengan Jodoh Terbaik
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Dalam ajaran Islam, jodoh merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT yang telah ditentukan bagi setiap manusia. Meski demikian, setiap Muslim tetap dianjurkan untuk berikhtiar, baik melalui usaha lahir maupun batin, dalam mencari pasangan hidup yang terbaik.
Ikhtiar lahir dapat dilakukan dengan membuka diri untuk menjalin silaturahmi dan mengenal calon pasangan yang baik. Sementara itu, ikhtiar batin diwujudkan dengan memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar dipertemukan dengan jodoh yang saleh atau salehah.
Salah satu doa yang kerap diamalkan sebagai ikhtiar memohon jodoh adalah doa Nabi Musa AS yang terdapat dalam Surat Al-Qashash ayat 24. Doa ini juga diijazahkan oleh Habib Abdullah bin Abdurrahman Al-Muhdhar dari Tarim, Hadramaut, Yaman.
Kisah doa tersebut bermula ketika Nabi Musa AS meninggalkan Mesir dan menuju Madyan. Dalam perjalanan, beliau mendapati dua perempuan yang kesulitan memberi minum ternak mereka karena harus mengantre di tempat penggembalaan.
Nabi Musa kemudian membantu keduanya dengan mengangkat batu besar yang menutupi sumber air sehingga mereka dapat segera memberi minum ternaknya. Setelah menolong kedua putri Nabi Syuaib AS itu, Nabi Musa berteduh dan memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Berikut doa yang dibaca Nabi Musa AS:
رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr.
Artinya: "Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku." (QS Al-Qashash: 24).
Tidak lama setelah memanjatkan doa tersebut, Nabi Musa didatangi salah seorang dari dua putri Nabi Syuaib AS yang sebelumnya telah ditolong. Ia kemudian diundang ke rumah Nabi Syuaib.


















