Bulan Syaban dan Tiga Peristiwa Bersejarah yang Penuh Hikmah
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Bulan Syaban 1447 Hijriah telah tiba. Bulan yang dimuliakan Allah SWT ini menjadi momentum penting bagi umat Islam di seluruh dunia untuk meningkatkan keimanan sekaligus mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah yang memiliki sejumlah keutamaan. Dalam berbagai riwayat, bulan ini disebut sebagai waktu diangkatnya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT. Karena itu, Rasulullah SAW dikenal memperbanyak ibadah, termasuk puasa sunnah, di bulan ini.
Selain menjadi masa persiapan spiritual, Syaban juga diwarnai sejumlah peristiwa penting dalam sejarah Islam yang sarat makna. Berikut tiga peristiwa penting di bulan Syaban yang patut diketahui:
1. Peralihan Kiblat
Peristiwa bersejarah peralihan kiblat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram terjadi pada bulan Syaban.
Al-Qurthubi, dalam menafsirkan Surat Al-Baqarah ayat 144 melalui kitab Al-Jami’ li Ahkāmil Qur’an, mengutip pendapat Abu Hatim Al-Basti yang menyebutkan bahwa Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW mengalihkan kiblat pada malam Selasa di bulan Syaban, bertepatan dengan malam Nisfu Syaban.
Peralihan kiblat ini merupakan hal yang sangat dinantikan Nabi Muhammad SAW. Dikisahkan, Rasulullah kerap menengadahkan wajah ke langit setiap hari, menunggu wahyu turun terkait perubahan arah tersebut, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 144 berikut:


















