Fakta-fakta Perang India-Pakistan yang Tewaskan 26 Orang Warga Sipil
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) — Ketegangan antara India dan Pakistan kembali memuncak setelah India melancarkan serangan udara ke wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan, Rabu (7/5/2025). Serangan itu menewaskan sedikitnya 26 orang, termasuk beberapa anak-anak, dan melukai 46 lainnya.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (8/5/2025), berikut sederet fakta terakit ketegangan dua negara ini.
Pertama, India mengklaim serangan tersebut ditujukan ke sembilan lokasi yang disebut sebagai “infrastruktur teroris” di dalam wilayah Pakistan. Serangan ini disebut sebagai bentuk balasan atas tewasnya sejumlah turis India dalam insiden di Lembah Baisaran, Pahalgam, bulan lalu. Pemerintah India menyalahkan pihak berwenang Pakistan atas insiden tersebut, namun tuduhan itu dibantah oleh Islamabad.
Kedua, menanggapi serangan itu, Pemerintah Pakistan menyebutnya sebagai “tindakan perang”. Militer Pakistan mengklaim telah menembak jatuh beberapa jet tempur milik Angkatan Udara India. Kantor Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyatakan bahwa angkatan bersenjata Pakistan telah diberi kewenangan untuk melakukan “tindakan balasan yang setimpal”.
Laporan dari otoritas Pakistan menyebutkan lima tewas akibat tembakan artileri di dekat Garis Kontrol (Line of Control), perbatasan de facto antara kedua negara. Sementara itu, polisi dan tim medis di menyebut sedikitnya tujuh tewas dan 30 lainnya luka-luka akibat tembakan balasan dari pihak pada malam sebelumnya.

















