Pertama! Israel Tarik Pasukan dari Gaza setelah Membunuh 27.019 Warga Palestina
Thomas Pulungan







Kantor berita Anadolu melaporkan, kendaraan militer ditarik seluruhnya dari kawasan At-Tawan, Al-Karama, dan Jalan Rashid di wilayah Timur kegubernuran Gaza Utara, pada Kamis (1/2/2024) waktu setempat.
Militer juga menarik pasukannya dari kawasan Al-Amn Al-Amm, Al-Muqawsi, Intelligence Towers, Bahloul, dan Jalan Rashid di Kota Gaza, sebut koresponden itu.
Beberapa warga mengatakan bahwa mereka kini bisa pulang ke rumah untuk pertama kalinya sejak dimulainya serangan darat Israel pada 27 Januari.
Diketahui, Israel melancarkan serangan membabi buta di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 setelah serangan lintas batas oleh Hamas.
Serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan. Sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur.
Hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas. Sementara jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza sudah mencapai 27.000 orang. Data ini dirilis Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza.
Kementerian tersebut menyatakan bahwa tentara Israel telah menewaskan 118 warga Palestina dan melukai 190 orang lainnya di jalur itu dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
"Hal ini menambah jumlah korban tewas menjadi 27.019, dan korban luka-luka mencapai 66.139 di wilayah terkurung di Palestina itu sejak konflik Israel-Hamas pecah pada 7 Oktober 2023," bunyi pernyataan kementerian tersebut dikutip Xinhua, Jumat (2/2/2024).
Kementerian tersebut mengindikasikan bahwa masih ada ribuan korban di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan, seiring pasukan Israel mencegah ambulans dan kru pertahanan sipil untuk menjangkau mereka. (ant)
