Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog di Tel Aviv, Israel. (Foto: Reuters)
JAKARTA, (ERAKINI) – Menteri Luar Negeri ASAntony Blinken menemui para pemimpin Israel untuk mendesak kembali upaya gencatan senjata di Gaza dan Lebanon. Blinken mendesak Perdana Menteri Israel untuk menghidupkan kembali perundingan untuk mengakhiri perang di dan mendesak agar lebih banyak bantuan agar diizinkan memasuki wilayah Palestina.
Melansir Aljazeera, Blinken tiba di Israel pada hari Selasa (22/10/2024) dalam kunjungannya yang ke-11 ke Timur Tengah sejak perang di Gaza dimulai lebih dari setahun yang lalu. Ini adalah perjalanan pertamanya ke wilayah tersebut sejak Israel meningkatkan konfliknya dengan Hizbullah akhir bulan lalu.
Kunjungan tersebut dimulai dengan awal yang tidak menguntungkan ketika Hizbullah meluncurkan rudal jarak menengah ke arah Tel Aviv, yang untuk sementara menutup Bandara Ben Gurion, tempat Blinken mendarat, menurut media Israel.
Pada pertemuan di Yerusalem, pejabat AS menekan Netanyahu untuk “memanfaatkan” pembunuhan pemimpin Hamas Yahya Sinwar yang dilakukan Israel pekan lalu untuk mengakhiri perang di Gaza.
Menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller Blinken menggarisbawahi perlunya memanfaatkan keberhasilan tindakan Israel untuk membawa Yahya Sinwar ke pengadilan.
“Dengan menjamin pembebasan semua sandera dan mengakhiri konflik di Gaza dengan cara yang memberikan keamanan abadi bagi Israel dan Palestina,” imbuhnya setelah pembicaraan.
Selain itu, kata Miller, Blinken juga menekankan perlunya Israel mengambil langkah tambahan untuk meningkatkan dan mempertahankan aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza dan memastikan bantuan tersebut menjangkau warga sipil di seluruh Gaza.
Sementara itu, Kantor Netanyahu mengatakan pembunuhan Sinwar “mungkin berdampak positif pada kembalinya para sandera, pencapaian semua tujuan perang, dan hari setelah perang”.
Namun tidak ada yang menyebutkan kemungkinan gencatan senjata setelah satu tahun perang di mana kemampuan militer Hamas telah sangat terdegradasi dan sebagian besar wilayah Gaza menjadi puing-puing, dengan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Palestina menjadi pengungsi.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan Blinken dan Netanyahu juga membahas cara-cara penerapan resolusi PBB tahun 2006 yang telah lama stagnan dan disahkan setelah perang Israel-Hizbullah terakhir yang akan memulihkan keamanan dan ketenangan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon dan memungkinkan warga sipil di kedua belah pihak untuk kembali ke rumah mereka.
Namun ketika Blinken bertemu dengan para pemimpin Israel, Hizbullah mengesampingkan negosiasi dengan Israel sementara pertempuran terus berlanjut, dan mereka mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak yang menargetkan rumah liburan Netanyahu pada hari Sabtu.
Dalam pernyataannya, Netanyahu juga menyatakan perlunya perubahan situasi keamanan dan politik di Lebanon yang memungkinkan warga Israel kembali dengan selamat ke rumah mereka yang terkena serangan roket Hizbullah.