Update Korban Serangan Udara Israel di Lebanon: 2.464 Orang Tewas, 11.530 Luka-Luka
Akhmad Baihaqi Arsyad
BEIRUT, (ERAKINI) - Serangan udara Israel yang menaegetkan Hizbullah di wilayah Lebanon masih terus berlangsung hingga saat ini.

BEIRUT, (ERAKINI) - Serangan udara Israel yang menaegetkan Hizbullah di wilayah Lebanon masih terus berlangsung hingga saat ini.






Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan pada Minggu (20/10/2024) korban tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon sejak awal konflik Israel-Hizbullah mencapai 2.464 orang, dengan korban luka-luka hingga 11.530 orang, sebagaimana dilansir dari Xinhua.
Menurut kementerian tersebut, dalam satu hari tepatnya pada hari Sabtu (19/10/2024) ada 16 orang tewas dan 59 lainnya terluka dalam serangan Israel.
Selain itu, telah tercatat bahwa 11 orang tewas dan 27 lainnya luka-luka di Kegubernuran Selatan, sementara lima orang tewas dan 23 luka-luka di Kegubernuran Nabatieh, dengan Lembah Bekaa melaporkan sembilan orang lagi cedera.
Adpaun sejak 23 September 2024, tentara Israel telah melakukan serangan udara intensif di Lebanon dalam peningkatan tajam dengan Hizbullah.
Sejak 8 Oktober 2023, Hizbullah dan tentara Israel telah saling baku tembak di perbatasan Lebanon-Israel di tengah kekhawatiran akan konflik yang lebih luas seiring berlanjutnya perang antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza.


