Search

Petugas Haji Berjibaku Dampingi Jemaah Masuk Raudhah

MADINAH, (ERAKINI) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji ((PPIH) Arab Saudi mendampingi jemaah kelompok terbang (kloter) YIA 8 setibanya di Madinah, Arab Saudi, Sabtu (2/5/2026), termasuk saat persiapan masuk Raudhah di Masjid Nabawi.

Pembimbing Ibadah (Bimbad) Kloter YIA 8, Didik Nurwanto, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman setelah menempuh perjalanan panjang dari Indonesia.

Menurut Didik, salah satu fokus utama petugas adalah membantu proses akses jemaah menuju Raudhah, termasuk penggunaan aplikasi Nusuk yang menjadi syarat masuk area tersebut.

“Kami akan memberikan pendampingan penuh. Di Madinah tentu belum lengkap jika tidak masuk ke Raudhah,” kata Didik.

Ia menjelaskan, jemaah yang masih mandiri akan dibimbing menggunakan aplikasi Nusuk secara langsung. Sementara itu, jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas akan mendapat pendampingan khusus yang dikoordinasikan bersama petugas sektor.

“Bagi jemaah yang mandiri akan kami dampingi penggunaan aplikasi Nusuk. Sementara untuk jemaah disabilitas dan lansia, akan kami pandu khusus dan dikoordinasikan dengan Bimbad sektor untuk teknisnya,” ujarnya.

Selain itu, Didik juga mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah Arbain atau salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan.

Meski demikian, petugas tetap berkomitmen membantu jemaah yang mengalami kendala akses menuju masjid.

Jemaah yang mengalami kesulitan akses menuju masjid akan ditemani oleh petugas,” imbuhnya.

Kloter YIA 8 terdiri dari 360 jemaah, termasuk enam orang petugas haji. Namun, terdapat tiga jemaah yang keberangkatannya ditunda karena alasan kesehatan meski sebelumnya sudah tiba di embarkasi.

Setelah tiba di hotel dan menyelesaikan proses administrasi, jemaah dijadwalkan melaksanakan salat Dhuhur berjamaah di Masjid Nabawi. Petugas memberikan waktu istirahat sekitar 2,5 jam sebelum waktu adzan Dhuhur tiba.

“Mengedepankan keutamaan ibadah tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan jemaah. Ini yang kami tekankan,” kata Didik.

Salah seorang jemaah, Surya Adi Lesmana, mengaku bersyukur perjalanan dari Indonesia menuju Madinah berjalan lancar.

Ia mengatakan perjalanan haji menjadi pengalaman spiritual yang berkesan sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga tiba di Tanah Suci.

Alhamdulillah, tadi kami terbang dengan Garuda Indonesia dan tiba tepat waktu sesuai jadwal,” ujar Surya.

Kini, jemaah Kloter YIA 8 mulai menjalani rangkaian ibadah di Madinah dengan pendampingan dari petugas pembimbing ibadah untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.