Sejumlah Warga Palestina Sudah Tinggalkan Kota Gaza Imbas Khawatir Serangan Israel
Akhmad Baihaqi Arsyad
KAIRO, (ERAKINI) – Beberapa keluarga Palestina mulai meninggalkan wilayah timur Kota Gaza, yang kini terus-menerus dibombardir Israel, menuju titik-titik di barat lantaran khawatir akan segera terjadi serangan gencar Israel. Sementara beberapa lainnya menjajaki evakuasi lebih jauh ke selatan.
Rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza telah memicu kekhawatiran di luar negeri dan di dalam negeri, di mana puluhan ribu warga Israel menggelar beberapa protes terbesar sejak perang dimulai. Mereka mendesak kesepakatan untuk mengakhiri pertempuran dan membebaskan 50 sandera yang masih ditawan oleh militan Palestina di Gaza.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan Kota Gaza sebagai benteng terakhir Hamas. Namun, dengan Israel yang telah menguasai 75 persen wilayah Gaza, militer telah memperingatkan bahwa perluasan serangan dapat membahayakan sandera yang masih hidup dan menyeret pasukan ke dalam perang gerilya yang berkepanjangan dan mematikan.
Di Kota Gaza, banyak warga Palestina juga menyerukan protes segera untuk menuntut diakhirinya perang yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah dan menimbulkan bencana kemanusiaan, dan agar Hamas mengintensifkan perundingan untuk mencegah serangan darat Israel.


















