Iran Ancam Balas Serangan AS, Sirene Meraung-Raung di Seluruh Israel di Hari Ke-11 Konflik
Akhmad Baihaqi Arsyad







Teheran pada hari Senin (23/6/2025) mengancam akan memberikan kerusakan serius sebagai balasan atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir republik Islam itu. Juru bicara angkatan bersenjata Iran Ebrahim Zolfaghari mengatakan di televisi pemerintah bahwa tindakan permusuhan AS, menyusul lebih dari seminggu pemboman Israel.
"Ini akan membuka jalan bagi perluasan perang di wilayah tersebut. Para pejuang Islam akan memberikan konsekuensi yang serius dan tak terduga kepada Anda dengan operasi (militer) yang kuat dan terarah," katanya memperingatkan.
Di sisi lain, militer Israel mengatakan telah menyerang lokasi rudal di Iran barat serta "enam bandara rezim Iran" di seluruh negeri, menghancurkan jet tempur dan helikopter.
Presiden Donald Trump mengatakan pesawat tempur AS menggunakan bom "penghancur bunker" untuk menargetkan lokasi di Fordo, Isfahan, dan Natanz, dengan membanggakan serangan itu telah "melenyapkan" kemampuan nuklir Iran. Pejabat lain mengatakan masih terlalu dini untuk menilai dampak sebenarnya pada program nuklir Iran, yang dianggap Israel dan beberapa negara Barat sebagai ancaman eksistensial.
Serangan Israel di Iran menewaskan sedikitnya 950 orang, melukai 3.450 lainnya, kata kelompok hak asasi manusia pada hari Senin (23/6/2025).
Kelompok Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di Washington menyampaikan angka-angka tersebut, yang mencakup seluruh wilayah Iran. Dikatakannya dari mereka yang tewas, mereka mengidentifikasi 380 warga sipil dan 253 personel pasukan keamanan yang tewas.
Aktivis Hak Asasi Manusia, yang juga memberikan angka korban terperinci selama protes tahun 2022 atas kematian Mahsa Amini, memeriksa ulang laporan lokal di Republik Islam tersebut dengan jaringan sumber yang telah dikembangkannya di negara tersebut.
Iran tidak memberikan angka kematian yang pasti selama konflik dan telah meminimalkan korban di masa lalu. Pada hari Sabtu, Kementerian Kesehatan Iran mengatakan sekitar 400 warga Iran telah tewas dan 3.056 lainnya terluka dalam serangan Israel.

