Presiden Suriah Bashar Al-Assad Kabur ke Moskow usai Rezimnya Tumbang
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) – Presiden Suriah Bashar Assad yang telah digulingkan melarikan diri ke Moskow dan menerima bantuan dari sekutu lamanya, menurut laporan media Rusia Minggu (8/12/2024).
Laporan itu disiarkan beberapa jam setelah serangan kilat kelompok oposisi yang menguasai ibu kota Damaskus dan mengakhiri 53 tahun kekuasaan besi keluarganya.
Kantor berita Rusia Tass dan RIA melaporkan kedatangan Assad dan keluarganya di Moskow dengan mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya di Kremlin. RIA juga mengatakan pemberontak Suriah telah menjamin keamanan pangkalan militer dan pos diplomatik Rusia di Suriah.
Melansir AP, Senin (9/12/2024), tumbangnya rezim Assad ini langsung disambut euforia rakyat Suriah. Mereka langsung turun ke jalan untuk merayakan berakhirnya kekuasaan keluarga Assad. Dalam video pernyataan sekelompok pria yang ditayangkan televisi Pemerintah Suriah, disebutkan Presiden Assad telah digulingkan, dan semua tahanan telah dibebaskan.
Peristiwa yang terjadi dengan cepat ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan negara ini dan kawasan yang lebih luas.
Sebelumnya, Rusia mengatakan Assad meninggalkan Suriah setelah melakukan negosiasi dengan kelompok pemberontak dan dia telah memberikan instruksi untuk mentransfer kekuasaan secara damai.
















