Helikopter Presiden Iran Jatuh di Hutan, Pencarian Terkendala Cuaca Buruk
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Jatuhnya helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi telah membuat kekhawatiran bagi rakyat Iran. Hingga kini belum ada kepastian apakah Presiden Ebrahim Raisi dan pejabat lainnya selamat dari kecelakaan itu.
Rakyat Iran masih terus mendoakan Presiden Ebrahim Raisi dan rombongan. Mereka berkumpul di alun-alun Vali-e-Asr di pusat Kota Teheran, Iran, Minggu, 19 Mei 2024.
Diketahui, helikopter yang jatuh itu membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian, Gubernur provinsi Azerbaijan Timur Iran dan pejabat serta pengawal lainnya. Menurut kantor berita pemerintah, IRNA, Presiden dan rombongan baru saja kembali dari perjalanan ke perbatasan Iran dengan Azerbaijan pada Minggu pagi untuk meresmikan bendungan.
Sejumlah versi menyebut helikopter tersebut terjatuh, atau melakukan pendaratan darurat di hutan Dizmar antara Kota Varzaqan dan Jolfa diProvinsi Azerbaijan Timur Iran, dekat perbatasan dengan Azerbaijan.
Awalnya, Menteri Dalam Negeri Ahmad Vahidi mengatakan helikopter tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat karena cuaca buruk dan kabut. Para pejabat Iran mengatakan daerah pegunungan, hutan, dan kabut tebal menghambat operasi pencarian dan penyelamatan.
Kepala Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran, Pir-Hossein Koulivand, menyebutkan, tim pencari sudah diterjunkan ke wilayah kecelakaan meskipun kondisi cuaca yang menantang.


















