Miris! 60 Pasien di Rumah Sakit Gaza Berisiko Mati Kelaparan
Akhmad Baihaqi Arsyad
JAKARTA, (ERAKINI) - Puluhan pasien di Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara berisiko meninggal karena kekurangan makanan dan air. Kementerian Kesehatan di Gaza pada Selasa (10/12/2024) malam menyebutkan bahwa 60 pasien berisiko kematian.
“Situasi kemanusiaan di dalam rumah sakit menjadi sangat berbahaya, karena korban luka tidak mempunyai kebutuhan dasar, sehingga menambah penderitaan mereka di bawah kondisi sulit yang diberlakukan oleh pasukan [Israel],” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan di Telegram dikutip dari Aljazeera, Rabu (11/12/2024).
Adapun lokasi rumah sakit tersebut berada di Beit Lahiya di utara Jalur Gaza, yang berada di bawah pengepungan militer Israel sejak awal Oktober. Dalam laporan harian terpisah mengenai jumlah korban tewas akibat perang Israel di Gaza, kementerian tersebut mengatakan bahwa setidaknya 28 orang tewas dan 54 lainnya terluka dalam 4 pembantaian terhadap keluarga.
“Sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan dan di jalan, dan ambulans serta kru pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka,” tambah kementerian tersebut.















