Lebih dari 50% Warga Amerika Tolak Pengiriman Senjata ke Israel
Akhmad Baihaqi Arsyad
TORONTO, (ERAKINI) - Lebih dari 50 persen warga Amerika menginginkan pemerintahan Presiden Joe Biden berhenti mengirim senjata ke Israel sampai Israel menghentikan serangannya di Jalur Gaza, menurut sebuah lembaga kajian Amerika Serikat pada Selasa (5/3/2024).
Hal itu disampaikan oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Ekonomi (CEPR), yang mengutip jajak pendapat YouGov. “Sebanyak 50 persen persen warga Amerika setuju bahwa pemerintah AS harus menghentikan pengiriman senjata ke Israel sampai mereka menghentikan serangannya di Gaza,” kata CEPR.
Jajak pendapat yang dilakukan pada 27 Februari sampai 1 Maret, menurut CEPR, mengungkapkan bahwa, 62 persen responden yang memilih Presiden (Joe) Biden pada 2020, setuju dengan pernyataan AS harus menghentikan pengiriman senjata ke Israel sampai mereka menghentikan serangannya melawan rakyat Gaza. "Hanya 14 persen tidak setuju," kata CEPR, menambahkan.
Sebaliknya, kata lembaga kajian tersebut, hanya 30 persen pemilih Donald Trump yang mendukung penghentian pengiriman senjata AS, sementara mayoritas (55 persen) menentang dan 15 persen lainnya mengaku tidak yakin.















