Media Israel: PM Netanyahu Berencana Menduduki Jalur Gaza Sepenuhnya
Akhmad Baihaqi Arsyad
YERUSALEM, (ERAKINI) - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bakal mengumumkan rencana untuk menduduki Jalur Gaza sepenuhnya, menurut laporan media Israel.
Keputusan Netanyahu akan mendorong militer Israel memperluas operasinya di seluruh wilayah kantong tersebut, termasuk wilayah-wilayah tempat para tawanan Hamas ditahan, lapor i24NEWS, The Jerusalem Post, Channel 12, dan Ynet pada hari Senin.
"Keputusan telah dibuat. Hamas tidak akan membebaskan lebih banyak sandera tanpa penyerahan diri sepenuhnya, dan kami tidak akan menyerah. Jika kami tidak bertindak sekarang, para sandera akan mati kelaparan dan Gaza akan tetap berada di bawah kendali Hamas," kata Amit Sega, kepala analis politik di Channel 12, mengutip seorang pejabat senior yang tidak disebutkan namanya di kantor Netanyahu.
Terkait hal itu, Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam rencana yang dilaporkan tersebut dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk "segera turun tangan guna mencegah implementasinya, baik sebagai bentuk tekanan, uji coba untuk mengukur reaksi internasional, maupun yang benar-benar serius".
Kantor Netanyahu tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Al Jazeera. Laporan tersebut muncul ketika Netanyahu dijadwalkan untuk mengadakan pertemuan kabinet perangnya pada hari Selasa untuk membahas langkah selanjutnya bagi militer Israel di Gaza seiring perangnya di wilayah kantong yang terkepung tersebut mendekati dua tahun.


















