AS Tuding Rusia Gunakan Rudal Balistik Korut untuk Hancurkan Ukraina
Thomas Pulungan
WASHINTON, (ERAKINI) - Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) meyakini Rusia menggunakan rudal balistik yang dipasok Korea Utara, dalam serangkaian serangan terhadap Ukraina selama libur Tahun Baru. Gedung Putih juga menyebut Rusia sedang membahas kesepakatan persenjataan dengan Iran untuk menambah pasokan.
"Transfer peluncur rudal balistik dan beberapa rudal dari Pyongyang terjadi baru-baru ini," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby kepada wartawan, dilansir Anadolu, Jumat (5/1/2024).
Pada 30 Desember 2023, Rusia meluncurkan setidaknya satu rudal balistik ke wilayah Zaporizhzhia. Rudal tersebut mendarat di lapangan terbuka. Peluncuran lain yang melibatkan beberapa rudal Korea Utara terjadi pada Selasa (2/1/2024).
AS masih menganalisis dampak dari peluncuran rudal yang terjadi pada Selasa itu. Namun, pemerintahan Biden yakin bahwa Rusia dan Korea Utara akan belajar dari peluncuran tersebut. Dan, Rusia kemungkinan akan melakukan serangan tambahan.
“Ini merupakan peningkatan yang signifikan dan mengkhawatirkan dalam dukungan DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea) kepada Rusia,” kata Kirby.


















