Petugas pemadam kebakaran dan penyelidik polisi di lokasi serangan rudal Rusia di Kharkiv, Sabtu (30/12/2023) waktu setempat. Foto: Reuters /Yevhen Titov
HARKIV, (ERAKINI) - Rusia melancarkan pemboman baru ke Ukraina beberapa jam menjelang Tahun Baru 2024. Serangan udara dari pesawat tanpa awak itu menghantam sejumlah bangunan di pusat kota.
Para pejabat Ukraina sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (31/12/2023), mengatakan, serangan itu menargetkan Kyiv dan menimbulkan kerusakan di daerah pemukiman Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu.
"Sistem pertahanan udara Ukraina di wilayah sekitar Kyiv dikerahkan pada Sabtu malam untuk menangkis serangan pesawat tak berawak Rusia," kata administrasi militer di wilayah tersebut melalui saluran pesan Telegram.
Belum dapat dipastikan skala serangan dan kerusakan yang ditimbukan akibat udara Rusia tersebut. Namun, di Kharkiv, wilayah Timur Laut Ukraina, serangan pesawat tanpa awak itu menghantam bangunan tempat tinggal penduduk setempat di pusat kota.
Wali Kota Kharkiv Ihor Terekhov menyebutkan situasi kotanya kini membara menyusul serangan udara tersebut. Bom yang menghantam bangunan memicu kebakaran.
Pihaknya masih mengklarifikasi mengenai jumlah korban. Data sementara, serangan rudal kembar oleh Rusia itu melukai sedikitnya 21 orang.
"Menjelang Tahun Baru, Rusia ingin mengintimidasi kota kami. Tapi kami tidak takut. Kami tidak bisa dipecahkan dan tidak terkalahkan," lanjut Terekhov.
Dia memposting beberapa foto yang menunjukkan jendela-jendela bangunan tempat tinggal pecah. Terlihat juga petugas pemadam kebakaran memadamkan api di tempat yang tampak seperti sebuah toko.
Dalam sepekan terakhir tahun 2023, terjadi peningkatan serangan oleh kedua belah pihak. Serangan udara terbesar Rusia dalam perang melawan Ukraina pada Jumat lalu menewaskan sedikitnya 31 warga sipil.
Sementara serangan Ukraina di Ibu Kota Provinsi Rusia, Belgorod, pada Sabtu menewaskan 20 orang. Bahkan Rusia menyebut serangan itu menyebabkan 111 luka-luka. Rusia pun berjanji akan membalas.
“Hari ini rezim Kyiv melakukan serangan gabungan tanpa pandang bulu di Kota Belgorod dengan dua rudal Olkha dalam konfigurasi cluster terlarang, serta roket Vampire buatan Ceko,” kata Kementerian Pertahanan dalam postingan Telegram.
Wilayah Belgorod, yang berbatasan dengan Ukraina Utara, seperti zona perbatasan Rusia lainnya, mengalami penembakan dan serangan pesawat tak berawak sepanjang tahun.
Serangan ini diduga sebagai balasan dari Ukraina. Kantor berita RBC-Ukraina mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah mengarahkan tembakan ke sasaran militer di Belgorod sebagai tanggapan atas pemboman besar-besaran Rusia terhadap kota-kota Ukraina pada hari sebelumnya.
Surat kabar Kommersant mengutip sumber yang dekat dengan Komite Investigasi Rusia mengatakan bahwa rudal yang ditembakkan dari beberapa peluncur roket di wilayah Kharkiv, menghantam arena skating di pusat Cathedral Square, sebuah pusat perbelanjaan dan bangunan tempat tinggal.
Dalam beberapa jam setelah serangan di Belgorod, pihak berwenang Ukraina mengatakan dua rudal S-300 Rusia menghantam pusat Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, melukai 21 orang termasuk dua anak laki-laki berusia 16 dan 14 tahun.
Satu rudal menghantam Hotel Istana Kharkiv dan satu lagi sebuah gedung apartemen. Para pejabat mengatakan sebuah institusi medis dan infrastruktur sipil lainnya juga rusak.
Presiden AS Joe Biden ketika ditanya apakah akan berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy setelah serangan terbaru Rusia di Ukraina itu, hanya menjawab singkat. "Saya berbicara dengannya secara biasanya," kata Biden.