AS Ikuti Inggris Pertimbangkan Akui Kemerdekaan Palestina
Thomas Pulungan
JAKARTA, (ERAKINI) - Dua negara sekutu utama Israel sepertinya mulai sadar. Amerika Serikat (AS) dan Inggris sedang mempertimbangkan untuk mengakui kemerdekaan Palestina.
Menurut sebuah laporan yang diterbitkan Rabu (31/1) waktu setempat, dua pejabat AS mengatakan Pemerintahan Presiden AS Joe Biden sedang mempertimbangkan untuk mengakui negara Palestina.
Washington menilai satu-satunya jalan ke depan adalah solusi dua negara.
Terlebih negara-negara di Timur Tengah sudah menekankan bahwa kemerdekaan negara Palestina akan menjadi prasyarat untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
"Upaya untuk menemukan jalan keluar diplomatis dari perang di Gaza telah membuka pintu untuk memikirkan kembali banyak paradigma dan kebijakan lama AS," kata seorang pejabat senior AS yang berbicara kepada situs berita AS, Axios, dilansir Al Arabiya, Kamis (1/2/2024).
Axios juga mengutip pernyataan pejabat senior AS yang menyebut beberapa pejabat di pemerintahan Biden yakin bahwa mengakui Palestina perlu menjadi langkah pertama dalam negosiasi untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.
Setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober tahun lalu dan bombardir Israel terhadap Gaza, hingga kini memang belum ada tanda-tanda perang akan berakhir. Bahkan pemerintahan di bawah kepemimpinan Benjamin Netanyahu, dengan keras menolak seruan soal solusi dua negara.


















