Sebanyak 1.200 Truk Pembawa Bantuan Sudah Masuk Gaza
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Jumlah truk bantuan kemanusiaan yang memasuki wilayah Gaza Utara sejak diberlakukannya kesepakatan gencatan senjata mencapai 861 dari total 1.200 truk yang direncanakan. Hal ini disampaikan oleh sumber pemerintah setempat kepada Anadolu pada Kamis (23/1/2025).
Perbatasan Beit Hanoun (Erez) di Gaza Utara masih ditutup akibat kerusakan jalan yang disebabkan oleh pengeboman Israel, sehingga membutuhkan intervensi untuk membuka kembali akses tersebut. Sumber tersebut menegaskan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza Utara masih memerlukan dukungan mendesak, termasuk pasokan bahan bakar dan kebutuhan dasar lainnya.
Hambatan Implementasi Kesepakatan
Dalam kesepakatan antara Hamas dan Israel, disepakati pengiriman 300 truk bantuan setiap hari ke Gaza Utara. Namun, hambatan dari pihak Israel membuat implementasi penuh kesepakatan ini terhalang, mengakibatkan kekurangan pasokan yang sangat diperlukan oleh warga.
Krisis Kemanusiaan yang Mendalam
Sejak dimulainya fase pertama gencatan senjata pada 19 Januari, kondisi di Gaza tetap memprihatinkan.
Gencatan senjata ini menghentikan perang yang telah menewaskan hampir 47.200 warga Palestina, termasuk banyak perempuan dan anak-anak, serta melukai lebih dari 111.160 orang sejak 7 Oktober 2023.
Mahkamah Pidana Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Israel juga menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional.

















