Trump soal Mahasiswa Asing di Harvard: Mereka dari Negara yang Tak Bersahabat dengan AS
Akhmad Baihaqi Arsyad
WASHINGTON, (ERAKINI) - Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu (25/5/2025) membela langkah pemerintahannya untuk memblokir mahasiswa asing di Harvard usai seorang hakim menangguhkan tindakan tersebut, yang dicap oleh universitas terkemuka itu sebagai tindakan yang melanggar hukum.
"Mengapa Harvard tidak mengatakan bahwa hampir 31 persen mahasiswanya berasal dari NEGERI ASING, namun negara-negara tersebut, beberapa di antaranya sama sekali tidak bersahabat dengan Amerika Serikat, tidak membayar APA PUN untuk pendidikan mahasiswa mereka, dan mereka juga tidak pernah berniat untuk membayarnya," tulis Trump di platform Truth Social miliknya dikutip dari CNA, Senin (26/5/2025).
















