Tak Ada Tempat Aman, 1 Juta Orang di Gaza Mengungsi Tinggalkan Rumah
Akhmad Baihaqi Arsyad
GAZA, PALESTINA, (ERAKINI) - Sedikitnya 1 juta orang di Gaza terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam waktu sepekan saja, menurut Badan Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) pada Minggu (15/10/2023) malam.
Pihak UNRWA mengungkapkan bahwa tidak ada tempat aman di Gaza. Untuk diketahui, Jalur Gaza yang merupakan rumah bagi 2,2 juta orang diblokade sejak 2006.
"Sedikitnya dalam sepekan saja, 1 juta orang terpaksa mengungsi. Warga terus berbondong-bondong ke wilayah selatan," kata UNRWA.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 2.670 warga Palestina tewas dan lebih dari 9.600 orang lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap kantong wilayah tersebut sejak 7 Oktober.
Pada Minggu (15/10/2023) lewat pernyataan pejabat Kemenkes, Palestina kebutuhan donor darah di Jalur Gaza sangat mendesak.
"Kementerian Kesehatan meminta publik untuk segera mendonorkan darah mereka ke Rumah Sakit Shifa, seluruh rumah sakit di , dan cabang-cabang Asosiasi Bank Darah," tulis pernyataan Kemenkes.











