Upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran yang tewas, Ali Khamenei, resmi dimulai pada 4 Juli, menurut laporan televisi pemerintah. Acara tersebut dihadiri ribuan orang. Foto: AFP
Iran secara resmi telah memulai prosesi pemakaman umum untuk Ayatollah Ali Khamenei, yang akan berlangsung selama enam hari. Televisi pemerintah Iran pada Sabtu (4/7/2026) melaporkan, prosesi telah dimulai hari ini dan akan berlanjut di Irak sebelum pemakamannya.
Prosesi pemakamanAyatollah Ali Khamenei juga diperkirakan dihadiri perwakilan dari lebih dari 100 negara. Pemerintah Iran saat ini tengah menggelar rangkaian upacara penghormatan bagi pemimpin terlama dalam sejarah Republik Islam Iran itu.
Khamenei menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, ketika negara tersebut masih dalam masa pemulihan pascaperang melawan Irak. Selama masa kepemimpinannya, kantor pemimpin tertinggi memiliki pengaruh besar terhadap angkatan bersenjata, lembaga peradilan, media penyiaran negara, hingga berbagai penunjukan strategis nasional.
Di bawah kepemimpinannya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berkembang menjadi kekuatan dominan dalam sektor keamanan, politik, dan ekonomi Iran. Pemerintah Iran juga memperluas program rudal balistik yang dianggap sebagai alat pertahanan terhadap ancaman dari Amerika Serikat, Israel, dan rival regional lainnya.
Kebijakan nuklir Iran menjadi salah satu isu paling kontroversial dalam hubungan Teheran dengan negara-negara Barat. Khamenei berulang kali menegaskan bahwa Iran tidak berupaya mengembangkan senjata nuklir, sembari mempertahankan hak negaranya untuk memperkaya uranium.
Selain itu, strategi regional Iran di bawah kepemimpinannya bertumpu pada dukungan terhadap pemerintahan sekutu dan kelompok bersenjata di kawasan. Kebijakan tersebut memperluas pengaruh Iran di Timur Tengah, namun juga meningkatkan ketegangan dengan negara-negara Teluk, Israel, dan Amerika Serikat. Di tengah situasi konflik, kematian Khamenei justru disebut menjadi titik pemersatu bagi banyak warga Iran.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Teheran mengumumkan penutupan seluruh wilayah provinsi mulai Sabtu hingga Selasa guna mendukung kelancaran prosesi pemakaman.
Gubernur Teheran Mohammad Sadegh Motamediyan mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan untuk memfasilitasi rangkaian acara penghormatan terakhir bagi Khamenei.
Sebelumnya, juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, menyatakan bahwa Selasa ditetapkan sebagai hari libur di Teheran agar para pelayat dapat mengikuti dan kembali dari prosesi pemakaman dengan lebih mudah.