AS Dikabarkan Bakal Lanjutkan Serangan Militer ke Iran, Kecuali Fasilitas Energi Teheran
Akhmad Baihaqi Arsyad
WASHINGTON, (ERAKINI) - Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah laporan terbaru menyebutkan bahwa Amerika Serikat berencana melanjutkan operasi militernya terhadap Iran, dengan pengecualian sementara hanya pada target fasilitas energi.
Menurut laporan Semafor yang mengutip pejabat , jeda serangan selama lima hari yang sebelumnya diumumkan bukanlah penghentian total. Penangguhan itu disebut hanya berlaku untuk infrastruktur energi milik , sementara target lain tetap masuk dalam agenda operasi militer.
















