Israel Terus Bombardir Gaza Meski Trump Mendesak Penghentian Serangan
Akhmad Baihaqi Arsyad
YERUSALEM, (ERAKINI) — Meskipun Presiden AS Donald Trump mendesak penghentian serangan, militer Israel tetap melancarkan puluhan serangan udara dan tembakan artileri masif ke Kota Gaza dan wilayah-wilayah lain di Jalur Gaza. Laporan dari pertahanan sipil Gaza menyebut malam tersebut sebagai malam penuh kekerasan.
Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, menyatakan bahwa serangan hebat itu terjadi meskipun Trump sudah meminta Hamas dan Israel untuk menghentikan pemboman setelah Hamas sebagian menyetujui rencana gencatan senjata.
“Malam itu sangat keras … puluhan serangan udara dan penembakan artileri … meskipun Presiden Trump menyerukan penghentian pemboman,” ujar Bassal.
Ia menambahkan bahwa 20 rumah hancur akibat pemboman malam itu. Sementara itu, militer Israel menyatakan mereka tetap menjalankan operasi mereka di Kota Gaza dan memperingatkan warga agar tidak kembali ke wilayah yang disebutnya sebagai “zona pertempuran berbahaya”.
Juru bicara militer Israel dalam akun berbahasa Arab di platform X, Kolonel Avichay Adraee, menyampaikan bahwa kembali ke wilayah yang masih menjadi area aktivitas militer bisa membahayakan keselamatan penduduk.


















