WASHINGTON, (ERAKINI) - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan tercapainya kesepakatan penting antara Rusia dan Ukraina berupa gencatan senjata selama tiga hari disertai pertukaran besar-besaran tahanan perang. Langkah ini disebut sebagai sinyal kuat menuju berakhirnya konflik panjang yang telah menelan banyak korban jiwa.
Melalui pernyataan di media sosial pada Jumat, Trump menyampaikan bahwa penghentian sementara pertempuran akan berlangsung mulai 9 hingga 11 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kemenangan di Rusia, sebuah momen bersejarah untuk mengenang kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.
“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina akan menjalankan Gencatan Senjata Tiga Hari pada 9, 10, dan 11 Mei,” tulis Trump.
Ia menambahkan bahwa perayaan Hari Kemenangan bukan hanya penting bagi Rusia, tetapi juga memiliki makna besar bagi Ukraina karena keduanya sama-sama terlibat dalam sejarah Perang Dunia II.
Menurut Trump, kesepakatan tersebut mencakup penghentian seluruh operasi militer dan aksi tempur selama periode gencatan senjata berlangsung. Selain itu, Rusia dan Ukraina juga sepakat melakukan pertukaran tahanan dengan skema 1.000 banding 1.000.
Trump menyebut kesepakatan itu tercapai setelah dirinya secara langsung meminta Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk menyetujui langkah damai tersebut. “Saya sangat menghargai persetujuan Presiden Putin dan Presiden Zelensky. Semoga ini menjadi awal dari berakhirnya perang yang panjang, brutal, dan mematikan,” ujarnya.
Presiden AS itu juga menegaskan bahwa pembicaraan diplomatik untuk mengakhiri perang masih terus berlangsung dan menurutnya menunjukkan perkembangan positif dari hari ke hari.
Di pihak Ukraina, Presiden Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa gencatan senjata harus benar-benar dijalankan sesuai kesepakatan. Ia memastikan Kyiv telah menerima persetujuan resmi dari Moskow terkait pertukaran tahanan dalam jumlah besar tersebut.
“Kami telah mendapatkan persetujuan Rusia untuk pertukaran tahanan dengan format 1.000 untuk 1.000. Rezim gencatan senjata juga harus diterapkan pada 9, 10, dan 11 Mei,” kata Zelensky setelah pengumuman Trump disampaikan.
Kesepakatan ini menjadi salah satu perkembangan diplomatik paling signifikan sejak perang Rusia-Ukraina berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dan memunculkan harapan baru bagi terciptanya perdamaian permanen di kawasan Eropa Timur.