Search

Raja Inggris Charles III Kembali Bertugas usai 3 Bulan Menjalani Pengobatan Kanker

JAKARTA, (ERAKINI) - Istana Buckingham mengumumkan perkembangan terbaru kondisi Raja Inggris Charles III (75). Raja Charles segera kembali bertugas setelah hampir 3 bulan menjalani pengobatan penyakit kanker.

"Yang Mulia Raja akan segera kembali melakukan tugas publik setelah menjalani masa perawatan dan pemulihan setelah diagnosis kankernya baru-baru ini," demikian keterangan resmi Istana Buckingham, Jumat (27/4/2024) waktu Inggris. Hanya, Buckingham tidak menjelaskan lebih jauh terkait kondisi penyakit sang Raja.

Istana Buckingham pada awal Februari lalu menyampaikan bahwa Raja Charles telah didiagnosis menderita kanker, namun jenis dan stadiumnya tidak dirincikan. Oleh sebab itu, Raja Charles untuk sementara menunda tugas-tugas publiknya sembari menjalani pengobatan.

Selama hampir 3 bulan ini Istana Buckingham belum menginformasikan terkait kondisi penyakit kanker yang diidap sang Raja. Raja Inggris itu hanya menyampaikan pernyataan untuk pertama kalinya kepada publik setelah didiagnosis menderita kanker, pada Sabtu 10 Februari 2024.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas banyak pesan dukungan dan harapan baik yang saya terima dalam beberapa hari terakhir. Seperti yang diketahui semua orang yang terkena kanker, pemikiran baik seperti itu adalah penghiburan dan dorongan terbesar," kata Raja Charles dalam pernyataannya yang dirilis Istana Buckingham.

"Sungguh membesarkan hati mendengar bagaimana berbagi diagnosis saya telah membantu meningkatkan pemahaman masyarakat dan menyoroti pekerjaan semua organisasi yang mendukung pasien kanker dan keluarga mereka di Inggris dan dunia yang lebih luas," lanjut.

Menurut Buckingham, Raja Charles dijadwalkan melanjutkan tugas perdananya pada Selasa (30/4/) pekan depan dengan mengunjungi pusat pengobatan kanker bersama istrinya, Ratu Camilla. Mereka akan bertemu dengan staf medis dan pasien di sana.

Raja Charles dan Ratu Camilla juga berencana menjamu Kaisar Jepang Naruhito dan istrinya, Permaisuri Masako, dalam kunjungan kenegaraan pada Juni 2024.