Denmark Sebut Larangan Penodaan Al Quran Tak Akan Batasi Kebebasan Berekspresi
Akhmad Baihaqi Arsyad
ANKARA, (ERAKINI) – Pelarangan terhadap penodaan kitab suci seperti Al Quran tidak akan membatasi kebebasan berekspresi di negara Denmark. Hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen, Kamis (3/8/2023).
Frederiksen menyampaikan hal tersebut dalam sebuah wawancara dengan surat kabar mingguan , Weekendavisen, menyusul serangkaian insiden di negaranya.
Aksi pembakaran dan penodaan terhadap kitab suci Al Quran, dalam beberapa bulan terakhir, berulang terjadi dilakukan oleh para aktivis dan kelompok Islamofobia, terutama di Eropa utara dan negara-negara Skandinavia.
















