Polisi Buru Pelaku Penembakan Massal di AS yang Tewaskan 22 Orang
Abdul Rahman Ahdori
LONDON, (ERAKINI)-Paling sedikit 22 orang tewas dan 50 hingga 60 luka-luka akibat penembakan massal di Lewiston, Maine, Amerika Serikat, pada Rabu (25/10/2023) kemarin. Hingga saat ini Polisi masih memburu pelaku.
Menurut NBC News, Kepolisian Negara Bagian Maine dan seorang sheriff county sebelumnya melaporkan ada penembak berkeliaran Rabu malam tetapi tidak mengungkapkan lebih jauh.
"Ada penembak berkeliaran di Lewiston," kata polisi negara bagian Maine dalam X.
"Kami meminta orang-orang agar berlindung di tempat. Harap tetap berada di dalam rumah Anda dengan pintu terkunci. Penegakan hukum saat ini sedang menyelidiki di beberapa lokasi," sambung dia.
Kantor Sheriff Androscoggin County melalui Facebook mengunggah dua foto dari seorang tersangka yang dinyatakan masih buron itu.
DUNIA
ASEAN
INTERNASIONAL
INTERNATIONAL CORNER
Sedikitnya 22 orang tewas dalam penembakan massal di Maine, AS
Kamis, 26 Oktober 2023 10:10 WIB
Sedikitnya 22 orang tewas dalam penembakan massal di Maine, AS
Foto arsip - Seorang polisi memasang garis pengaman di area penembakan massal di Baltimore, Maryland, AS, Minggu (2/7/2023) pada foto yang diambil dari video. Penembakan yang terjadi saat pesta akhir pekan menyambut HUT AS 4 Juli itu menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya. ANTARA FOTO/REUTERS/StringrREUTERS/REUTERS TV/foc.
London (ANTARA) - Paling sedikit 22 orang tewas dan 50 hingga 60 luka-luka akibat penembakan massal di Lewiston, Maine, Amerika Serikat, pada Rabu.
Menurut NBC News, Kepolisian Negara Bagian Maine dan seorang sheriff county sebelumnya melaporkan ada penembak berkeliaran Rabu malam tetapi tidak mengungkapkan lebih jauh.


















