Kolonel Pnb M Amry Taufanny didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Rabu (1/10/2025) pagi. Foto: YouTube Setpes
JAKARTA, (ERAKIN) – Jebolan SMA Taruna Nusantara () kembali mendapat kepercayaan menjadi kenegaraan. Kali ini datang dari 1999 (TN 7), .
Kolonel Amry didapuk menjadi Komandan UpacaraPeringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Rabu (1/10/2025) pagi. Upacara ini menjadi momen bersejarah sekaligus perdana bagi Presiden Prabowo sejak dilantik sebagai Kepala Negara.
Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai pemimpin upacara. Sementara Ketua MPR Ahmad Muzani bertugas membacakan naskah Pancasila, disusul pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 oleh Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai. Adapun Ketua DPR Puan Maharani membacakan sekaligus menandatangani naskah Ikrar.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para duta besar negara sahabat, para pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, serta tamu undangan lainnya.
Setelah upacara, Presiden Prabowo bersama sejumlah menteri dan tamu undangan meninjau sumur Lubang Buaya, lokasi bersejarah yang menjadi simbol perjuangan sekaligus pengingat atas pengorbanan para pahlawan revolusi. Di sana, Presiden Prabowo juga sempat memanjatkan doa bagi para pahlawan revolusi
Upacara ini tentu menjadi momen spesial bagi Kolonel Amry dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMA Taruna Nusantara, khususnya alumni angkatan ke-7 (Seveners). Ini bukan kali pertama alumniSMA Taruna Nusantara dipercaya menjadi komandan upacara kenegaraan. Pada tahun lalu, Kolonel Inf Nur Wahyudi, alumniSMA Taruna Nusantara 1998 (TN 6) yang menjabat sebagai Komandan Sat-81 Kopassus, didapuk menjadi Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2024 di Istana Negara Ibukota Nusantara (IKN).
Lalu, Komandan Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih dipercayakan kepada Kol Pnb Taufik Nur Cahyo (TN 6). Taufik yang saat itu menjabat Kadisops Lanud Abdulrachman Saleh Malang merupakan lulusan terbaik AAU 2001 dan saat di SMA Taruna Nusantara pernah menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional tahun 1996 di Istana Negara Jakarta.
Kembali ke Kolonel Amry. Ini bukan kali pertama ia mendapat kepercayaan menjadi komandan upacara di acara penting. Saat peringatan HUT ke-79 TNI AU di Lapangan Apel Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, 9 Maret 2025 lalu, Kolonel Amry juga didapuk sebagai Komandan Upacara.
Prestasi Penerbang Terdidik
Sosok Kolonel Amry bukan sembarangan. Amry Taufanny merupakan Lulusan Terbaik atau peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2002. Saat berpangkat Mayor, Amry Taufanny sudah mendapatkan penghargaan Badge 2000 Jam Terbang (JT) pesawat Hawk 100/200. Pencapaian 2000 JT pada pesawat tempur Hawk 100/200 merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi seorang penerbang TNI AU.
Prestasi ini hanya dapat diraih oleh para penerbang yang terdidik, terlatih, profesional, berdedikasi tinggi, serta ditunjang dengan kerja keras, kesehatan fisik prima, dan mempunyai jiwa airmanship (kualitas komprehensif dari semua aspek penerbangan, mulai dari kontrol, navigasi, kesadaran, dan pengambilan keputusan).
Prestasinya tidak berhenti di sini. Pada Agustus 2021 TNI AU melakukan uji coba flare (suar) untuk mengecoh rudal lawan, di Lanud Supadio, Kalimantan Barat. Pengujian menggunakan pesawat tempur Hawk 109/209.
Pesawat tempur Hawk yang dikerahkan untuk uji fungsi flare bernomor TT-0228 dengan pilot Letkol Pnb M Amry Taufanny. Dan, Letkol Amry Taufanny pun berhasil melepaskan sejumlah flare pada ketinggian sekitar 1.000 kaki.
Kolonel Amry merupakan penerbang pesawat tempur TNI AU dengan call sign “The Thresher”, dan pernah mendapatkan kesempatan menerbangi pesawat tempur Dassault Rafale milik Angkatan Udara Prancis di Lanud Halim Perdanakusuma pada September 2022.
Jejak Karier
Amry Taufanny lahir di Denpasar, Bali, pada 11 Desember 1981. Saat ini, Kolonel Amry menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
Sebelum menduduki posisi ini, Amry Taufanny menjabat sebagai Asisten Operasi Komando Sektor Ibu Kota Negara (Asops Kosek IKN). Amry Taufanny yang saat itu masih berpangkat Letkol, menduduki posisi ini hingga 19 Maret 2025.
Sebelum bertugas di IKN, Amry Taufanny juga pernah menjabat Perwira Pembantu Madya Kerjasama Militer (Pabandya Kersamil) Paban III/ Latihan Staf Operasi Angkatan Udara (Lat Sopsau) pada tahun 2023.
Lanud Supadio sendiri bukan rumah baru bagi Amry Taufanny. Ia pernah menjabat Komandan Skadron Udara (Danskadud) 1 Elang Khatulistiwa Wing 7 Lanud Supadio sejak 27 Mei 2020. Hal ini sesuai dengan keputusan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Nomor : Kep/13-PKS/V/2020 tertanggal 8 Mei 2020 dan Surat Perintah Danlanud Nomor: Sprin/619/V/2020 tertanggal 14 Mei 2020.