Band Gigi saat tampil membawakan lagu religi di acara PeaceSantren pertama di Ponpes Az-Ziyadah, Klender, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2024). (Foto: Akhmad Baihaqi Arsyad/Erakini)
JAKARTA, (ERAKINI) – PeaceSantren atau program menebarkan pesan damai dari pesantren inisiai Kementerian Agama (Kemenag) RI digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Az-Ziyadah, Klender, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2024).
Suasana sore di Ramadhan hari ke-5 di kawasan Ponpes Az-Ziyadah itu pecah saat Arman Maulana bersama 3 personel Gigi lainnya menggebrak panggung dengan lagu ‘Pintu Sorga’, ‘Ada Anak Bertanya pada Bapaknya’ dan beberapa lagu religi lainnya.
Usai penampilan Gigi dengan beberapa lagu religinya, Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Saiful Rahmat Dasuki turut menyampaikan pidato perdamaian di panggung PeaceSantren tersebut.
Wamenag menegaskan bahwa isu perdamaian yang dimulai dari pesantren ini harus digaungkan ke luar pesantren. “Isu perdamaian di pesantren harus diganungkan sampai ke luar pesantren. Pondok pesantren adalah entitas pendidikan yang penuh perdamaian dan penuh dengan persaudaraan,” kata Wamenag di atas panggung PeaceSantren di kawasan di Pondok Pesantren Az Ziyadah, Klender, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2024).
Ia menyebut bawa program ini digelar sebagai ikhtiyar dari Kementerian Agama dalam upaya menyebarkan pesan damai kepada semua pihak. “Maka program ini adalah ikhtiyar dari Kementerian Agama untuk menyebarkan pesan perdamaian untuk kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara,” katanya.
Menurutnya, pihaknya menggandeng Band Gigi untuk menyebarkan pesan damai ini karena dalam Band Gigi sendiri berisi personel yang majemuk dan beragam namun bisa menghasilkan harmoni yang indah.
“Dalam kegiatan yang akan digelar di beberapa kota ini, (Kemenag) menggandeng Gigi yang di dalamya juga berisi keberagaman, kemajemukan. Dan di Band Gigi bisa menghasilkan harmoni yang cukup indah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan bahwa Pemilu sudah usai. Dalam kontestasi Pemilu pasti ada perbedaan, ada perbedaan pilihan. Namun, setelah selesai ia berpesan agar semua pihak untuk tetap damai menyambut pemimpin baru menuju Indonesia emas 2045.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, M. Ali Ramdhani saat ditemui di sela acara mengungkapkan bahwa prinsip acara PeaceSantren adalah menyampaikan pesan damai.
“PeaceSatren pada prinsipnya adalah pesan damai dari pesantren. Karena pesantren yang mengusung nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari langkah hidupnya itu selalu mengajarkan kedamaian, harmoni agar setiap pertumbuhan peradaban dapat berjalan dengan baik,” kata M. Ali Ramdhani, di Pondok Pesantren Az Ziyadah, Klender, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2024)
“Hari ini kita ingin mengingatkan kembali agar masyarakat senantiasa meningkatkan kapasitas keharmoniannya,” katanya menambahkan.
Dalam kesempatan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok PesantrenKemenag Waryono mengatakan, terdapat lima pesantren yang menjadi tuan rumah PeaceSantren.
“Kelimanya, yaitu Pesantren Az Ziyadah Jakarta Timur (Sabtu, 16 Maret 2024), Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang (Rabu, 20 Maret 2024), Pesantren Al Musaddadiyah Garut (Sabtu, 23 Maret 2024), Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta (Rabu, 27 Maret 2024), dan Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang (Sabtu, 30 Maret 2024),” katanya.