Prabowo Mau Tambah Pahlawan Nasional dari NU, Siapa Saja?
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Presiden Prabowo Subianto akan menambah Pahlawan Nasional dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Kepastian itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Resepsi Hari Lahir (Harlah) Ke-102 NU di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025) malam.
Pahlawan nasional adalah gelar yang diberikan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang telah memberikan jasa besar bagi bangsa dan negara. Gelar ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan atas kontribusi luar biasa yang diberikan oleh individu-individu tersebut dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kesejahteraan negara.
Untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional, seseorang harus memenuhi sejumlah kriteria antara lain memiliki semangat kebangsaan yang tinggi, berjuang melawan penjajahan, berjuang dengan Ikhlas, tidak menyerah dalam perjuangan, tidak melakukan perbuatan tercela, mengutamakan kepentingan negara, rela berkorban, memiliki akhlak dan moral yang tinggi.
Prabowo menuturkan, saat ini terdapat 13 pahlawan nasional yang berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Ia juga menambahkan bahwa pada tahun ini, jumlah pahlawan nasional dari NU akan bertambah satu orang.
"Kalau kita lihat dalam sejarah kita, ada 13 pahlawan nasional dari NU. Insya Allah akan tambah tahun ini. Kita perjuangkan, mudah-mudahan bisa diterima," ucapnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyebutkan bahwa Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), berperan dalam menjaring nama-nama tokoh yang akan diajukan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.
















