5 Kondisi Anda Harus Batal Puasa Menurut Dokter
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Saat melaksanakan ibadah puasa Ramadan, sebaiknya tidak memaksakan diri apabila memang tubuh sedang tidak sanggup. Secara medis, ada beberapa tanda dan gejala yang membuat kita perlu batal puasa karena umat muslim yang sedang sakit boleh untuk batal puasa.
Namun demikian, apabila batal puasa saat bulan Ramadan berarti dia harus menggantinya di hari yang lain. Dilansir dari Alodokter pada Sabtu (1/3/2025), berikut 5 kondisi yang disarankan dokter untuk batal puasa!
1.Maag
Kondisi Maag ini bisa terjadi ketika asam lambung naik saat puasa atau penyakit asam lambung (GERD). Hal itu karena asam lambung bisa naik ke kerongkongan saat perut kosong. Terkadang gejala sakit maag yang masih ringan umumnya bisa ditahan saat berpuasa. Namun, apabila kondisi Maag hingga mengalami sakit perut tidak tertahankan atau mual parah bahkan muntah-muntah, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk lanjut puasa.
2.Muntah
Kondisi mual dan muntah menjadi salah satu keluhan yang seringkali dialami oleh orang yang sedang puasa. Memang apabla muntahnya tidak disengaja, maka tidak batal puasa seseorang. Namun, jika muntah terjadi terus-menerus akan berakibat pada dehidrasi. Sehingga, jika kita merasa tidak enak badan setelah , sebaiknya batal dulu. Artinya, kondisi badanmu kita sedang tidak prima.

















