KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung bertabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di KM 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka, Jumat (5/1/2024) pagi. Foto: Antara/Dok
JAKARTA, (ERAKINI) - Kereta Api (KA) Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung bertabrakan dengan Commuter Line Bandung Raya di KM 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur-Stasiun Cicalengka, Jumat (5/1/2024) pukul 06.03 WIB. Empat orang tewas dan 37 luka ringan dalam insiden kecelakaan itu.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengungkapkan, KA Turangga berangkat dari Surabaya mengangkut sebanyak 287 penumpang. Sementara Commuterline Bandung Raya membawa 191 penumpang.
KA Turangga merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif yang dioperasikan PT KAI untuk melayani relasi Bandung-Surabaya Gubeng di lintas Selatan Pulau Jawa. Rute tempuh KA Turangga berjarak 696 km dengan waktu perjalanan sekitar 10 jam 14 menit. KA Turangga berangkat dari stasiun awal pada malam hari dan tiba di stasiun akhir pada keesokan paginya. Itulah sebabnya kenapa KA Turangga baru tiba di Bandung pagi tadi.
2. Diambil Nama Hewan
Mungkin jarang yang tahu bahwa KA Turangga ternyata diambil dari nama hewan. Turangga merupakan nama lain dari kuda tunggangan para bangsawan Jawa di masa lalu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), salah satu makna dari Turangga, juga kuda.
Kuda ini menjadi lambang kendaraan yang kencang dan tahan berbagai situasi. Penamaan ini bermaksud agar KA Turangga mampu memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan penumpang.
3. Mulai Meluncur Tahun 1995
KA Turangga pertama kali beroperasi pada 1 September 1995. Awalnya KA Turangga melayani rute Bandung-Surabaya dengan layanan kelas bisnis plus dan eksekutif.
Namun, sejak 11 Oktober 1999 KA Turangga hanya melayani kelas eksekutif dan beroperasi menggunakan rangkaian kereta baru dari INKA keluaran 1999. Sedangkan rangkaian kelas bisnis dimutasi ke Malang untuk pengoperasian KA Gajayana.
Kemudian, sejak 19 Januari 2009 KA Turangga beroperasi menggunakan rangkaian kereta hasil penyehatan kereta buatan tahun 1960, dimana sebagian besar warna tampak dalam kereta berwarna hijau.
Sejak pertengahan tahun 2018, KA Turangga menggunakan rangkaian kereta berbahan baja nirkarat buatan Industri Kereta Api (INKA).
4. Sempat Beroperasi hingga Jakarta
Walaupun operasional utama KA Turangga melayani relasi Bandung–Surabaya Gubeng, namun seiring dikeluarkannya grafik perjalanan kereta api terbaru oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT KAI, mulai 1 Desember 2019, rute KA Turangga diperpanjang hingga Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Namun, mulai 1 September 2020 rute kereta api ini dikembalikan lagi menjadi seperti semula, karena tingkat keterisian penumpang di rute Bandung–Jakarta dan sebaliknya menurun akibat pandemi Covid-19.
5. Satu Rangkaian dengan KA Argo Wilis
KA Turangga merupakana kereta yang sama dengan KA Argo Wills. Dimulai 1 Juni 2023, seiring adanya pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2023, KA Turangga saling bertukar rangkaian dengan KA Argo Wilis Di Gapeka 2023, KA Argo Wilis dan Turangga menggunakan sistem tukar rangkaian dengan pola operasi tiga rangkaian dan empat perjalanan. Keduanya saling bertukar rangkaian satu sama lain.
Misalnya, Turangga 66 berangkat dari Stasiun Bandung pukul 18.10 WIB dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 04.20 WIB. Sesampainya di Surabaya, eks rangkaian Turangga 66 akan berganti nama menjadi Argo Wilis 5 keberangkatan dari Surabaya Gubeng pukul 08.15 WIB. Begitu pula kedatangan Argo Wilis 6, pukul 17.35 WIB di Surabaya Gubeng juga akan berganti nama menjadi Turangga 65 untuk keberangkatan pukul 20.00 dari Surabaya Gubeng.
6. Dua Kali Kecelakaan
Sebelum insiden hari ini, KA Turangga tercatat sudah dua kali mengalami kecelakaan. KA Turangga nomor loko CC 206 13 99 BD jurusan Bandung tujuan Surabaya, menabrak truk pengangkut pakan ternak yang mogok di Jombang, pada 30 Maret 2023 dini hari.
Akibat peristiwa itu, selain truk ringsek, tiga roda KA Turangga keluar dari jalur sehingga lokomotif anjlok. Untungnya rangkaian kereta aman dan seluruh penumpang dalam kondisi selamat.