KPK menetapkan 11 tersangka dari OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan. Salah satu tersangka adalah pejabat Eselon I Kemenaker, yakni Fahrurozi (tengah). Foto: YouTube KPK
JAKARTA, (ERAKINI) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 11 tersangka dari operasi tangkap tangan (OTT) Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan. Salah satu adalah pejabat Eselon I Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), yakni .
Lantas siapa FRZ? Berdasarkan penelusuran Erakini, FRZ yang dimaksud adalah Fahrurozi. Fahrurozi dilantik sebagai Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja (Binwas Naker dan K3) Kemenaker pada 10 Maret 2025. Ia sempat menjabat Plt Dirjen Binwas Naker dan K3.
Dikutip dari laman resmi Kemnaker, Fahrurozi lahir di Jakarta pada 12 Maret 1966. Fahrurozi menempuh pendidikan di SD Cililitan Kecil I Pagi Jakarta dan selesai pada tahun 1979. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 49 Jakarta dan lulus pada 1982. Ia lalu meneruskan ke SMA Negeri 54 Jakarta dan menamatkan pendidikan menengahnya pada 1985.
Selanjutnya, Fahrurozi menempuh pendidikan tinggi di Universitas Islam Jakarta, mengambil Jurusan Hukum Perdata dan berhasil meraih gelar sarjana pada 1993. Gairah akademiknya membawanya ke Australia, di mana ia meraih gelar magister di bidang Development Studies dari The Flinders University of South Australia pada 1998.
Kariernya di Kementerian Ketenagakerjaan (dulu Depnakertrans) dimulai pada 22 Mei 2001 sebagai Kepala Seksi Kerja Sama di Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Penempatan Tenaga.
Dari situ ia meniti karier dengan berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Seksi Kerja Sama di Ditjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri pada 30 Desember 2003.
Lalu, Kepala Bagian Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri, Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas pada 12 Desember 2005; Kepala Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan pada 10 Februari 2009; dan Kepala Sub Direktorat Pemagangan Dalam Negeri pada 12 November 2010.
Kariernya terus menanjak ketika dipindah ke Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas pada 29 September 2015 dengan jabatan Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Medan.
Tiga tahun kemudian Fahrurozi bergabung di Inspektorat Jenderal Kemenaker dengan menjabat sebagai Inspektur II pada 13 November 2018.
Kariernya semakin menanjak ketika pada 5 Agustus 2019 ditunjuk sebagai Direktur Bina Produktivitas di Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas.
Ia sempat menjabat Sekretaris Inspektorat Jenderal, Inspektorat Jenderal, Kemenaker pada 19 Maret 2021, dan Inspektur IV Inspektorat Jenderal pada 19 Januari 2023.
Ia juga sempat dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemenaker pada 13 September 2023 sebelumnya akhirnya menjabat Dirjen Binwas Naker dan K3.