Terduga pelaku pencurian spesialis hotel (Foto: ist)
JAKARTA, (ERAKINI) - Masyarakat dikagetkan dengan video viral yang memperlihatkan seorang pria mencuri barang-barang mewah milik tamu hotel bintang 5 di Jakarta. Setelah dilakukan penyelidikan hingga penangkapan, pria tersebut ternyata seorang pencuri spesialis yang sudah melakukan berulang kali.
Dirangkum erakini, Selasa (17/2/2026), berikut 6 fakta terkait maling spesialis hotel bintang 5 yang berakhir diringkus polisi.
Pelaku yang diduga melakukan pencurian itu adalah NW (43). Dia ditangkap Tim Khusus Subdit Resmob Polda Metro Jaya pada Senin (16/2/2026).
2.Beraksi sudah sejak Agustus 2025
NW ternyata sudah melakukan aksinya sejak Agustus 2025. Berdasarkan catatan kepolisian, NW beraksi pada 8 Agustus 2025 di sebuah hotel di Jalan Sudirman. Ia kembali melakukan pencurian pada 24 Oktober 2025 di hotel kawasan Jalan Banteng Selatan. Aksi terakhirnya terjadi pada 10 Februari 2026 di Hotel Grand Sahid, Jalan Sudirman.
3.Kembali beraksi 10 Februari
Kanit V Resmob Polda Metro Jaya AKP Arief Ryzki Wicaksana menjelaskan, peristiwa pencurian pada 10 Februari 2026 terjadi di ruang rapat Candi Kalasan lantai 2 Hotel Grand Sahid.
“Kejadian bermula pada hari Selasa tanggal 10 Februari 2026 di ruang rapat Candi Kalasan Lt. 2 Hotel Grand Sahid telah terjadi tindak pidana pencurian berupa tas ransel warna hitam yang berisikan satu unit HP Oppo Reno 10 X Zoom warna biru, satu unit laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i Geforce GTX warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp300.000,” kata Arief, Senin (16/2/2026).
Saat kejadian, korban meninggalkan tas berisi ponsel dan dompet di kursi serta laptop di atas meja ketika istirahat makan siang. Setelah kembali ke ruangan, korban mendapati barang-barangnya telah hilang. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tanah Abang.
4.Penangkapan di Matraman
Menindaklanjuti laporan tersebut, Timsus Subdit Resmob Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan informasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk menelusuri rekaman CCTV.
Hasil analisis kepolisian dan rekaman CCTV membantu mengidentifikasi pelaku. NW akhirnya ditangkap di kawasan Matraman, Jakarta Timur.
Setelah penangkapan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dibawa ke Subdit 3 Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku merupakan maling dengan batik dan lanyard, berdandan layaknya orang kantoran yang kemudian mengincar barang-barang yang ada di hotel mewah,” ujar Arief.
5. Sasar Kegiatan Seminar
Polisi mengungkapkan, NW kerap menyasar kegiatan seminar atau pertemuan yang digelar di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi untuk mengelabui korban.
“Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas, sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan,” kata Budi, Senin (16/2/2026).