Priscilia bersama suami, Simon Aloysius Mantiri yang kini menjabat Direktur Utama PT Pertamina. Mereka sama– sama alumni SMA Taruna Nusantara. Foto: Instagram/@priscilia.ester
Banyak orang mungkin tidak mengenal sosok Priscilia Mantiri. Perempuan yang dikenal dengan nama Priscilia Ester Waworuntu ini merupakan salah satu alumniSMA Taruna Nusantara yang terbilang sukses.
Untuk diketahui, SMA Taruna Nusantara dikelola oleh Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) yang berada di bawah naungan Yayasan Pengembangan Sumber Daya Pertahanan (YPSDP) Kementerian Pertahanan.
Kemajuan SMA Taruna Nusantara saat ini tak lepas dari sosok Prabowo Subianto yang sudah merancangnya sejak enam tahun lalu ketika masih menjabat Menteri Pertahanan.
Untuk menjadikan SMA Taruna Nusantara sebagai lembaga pendidikan terdepan, Prabowo menunjuk orang-orang pilihan menjadi pengurus LPTTN. Prabowo menugaskan mereka untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan SMA Taruna Nusantara secara signifikan.
Hasilnya, dalam lima tahun baik sarana prasarana, mutu proses pendidikan dan pembelajaran, maupun mutu lulusan, meningkat secara signifikan. Bahkan, saat ini SMA Taruna Nusantara sudah memiliki enam kampus.
Mereka yang ditugaskan Prabowo di jajaran pengurus inti LPTTN adalah Sugiono (alumni 1997/TN 5) sebagai Kepala, Prasetyo Hadi (alumni 1998/TN 6) sebagai Wakil Kepala, dan Priscilia Mantiri sebagai Sekretaris.
Priscilia merupakan alumniSMA Taruna Nusantara tahun 1999 (TN 7). Priscilia lahir di Manado, 5 Oktober 1982. Perempuan yang memiliki latar belakang entrepreneur ini merupakan istri dari Simon Aloysius Mantiri, alumniSMA Taruna Nusantara tahun 1998 (TN 6) yang kini menjabat Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
Sama dengan suaminya Simon, Priscilia merupakan politikus Partai Gerindra yang saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Wawasan Nusantara. Bahkan, Prissy adalah pemegang Pedang Garuda Yaksa yang menjadi simbol penghargaan tertinggi dari Partai Gerindra terhadap kadernya.
Priscilia memiliki darah Tonsea–Tondano–Tompaso. Ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan meraih gelar S1 dan S2 Teknik Kelautan. Selepas dari ITB, ia sempat bekerja perusahaan tambang di Minahasa Utara (Minut) dan jadi konsultan pembangunan dermaga pelabuhan di Kota Bitung.
Keriernya di dunia politik dimulai tahun 2014. Ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra. Namun, meski memperoleh 15.000 suara Priscilia belum berhasil lolos ke Senayan.
Pada Pemilu 2019, ia kembali bertarung untuk kursi DPRD Sulawesi Utara melalui daerah pemilihan II Minahasa Utara dan Bitung. Namun, ia memang belum ditakdirkan menduduki kursi legislatif.
Priscilia diketahui memiliki hobi olahraga renang yang sudah ia tekuni sejak masa kuliah. Bahkan, ia pernah menorehkan prestasi dengan meraih medali emas dalam kejuaraan renang tingkat mahasiswa se-ITB dan medali perunggu dalam kompetisi antarmahasiswa di Yogyakarta. Menurutnya, hobi tersebut sejalan dengan jurusan yang ia pilih, yakni Teknik Kelautan.