JAKARTA, (ERAKINI) - Ribuan peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengikuti simulasi Tactical Floor Game (TFG) pada hari ke-13 pelaksanaan diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026).
Simulasi tersebut digelar sebagai langkah antisipasi kepadatan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) saat puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan TFG dipimpin oleh Koordinator TFG, Letnan Kolonel Infanteri Surnadi. Dalam simulasi itu, para peserta mendapatkan gambaran menyeluruh terkait pola pergerakan petugas dan jemaah, penempatan pos layanan, serta mekanisme pengamanan dan pengendalian di setiap wilayah tugas.
Letkol Infanteri Surnadi menjelaskan, Tactical Floor Game merupakan metode strategis yang digunakan untuk membantu petugas memahami tugas pokok dan fungsi secara terintegrasi sebelum diterjunkan ke lapangan.
Melalui simulasi ini, petugas diharapkan mampu menempati daerah kerja (daker) dan pos masing-masing sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Dengan adanya materi TFG ini, diharapkan dapat membantu para petugas haji dalam melaksanakan tugasnya di Arab Saudi,” ujar Letkol Surnadi.
Ia menjelaskan, pemahaman terhadap alur pergerakan jemaah, mulai dari Mekkah menuju Arafah, kemudian ke Muzdalifah, Mina, hingga Jamarat, menjadi hal penting yang harus dikuasai oleh petugas.
Pasalnya, seluruh rangkaian tersebut melibatkan mobilisasi jemaah menggunakan kendaraan yang memerlukan pengaturan dan pelayanan yang optimal.
Menurut Letkol Surnadi, petugas harus memahami posisi dan peran masing-masing agar pelayanan di lapangan dapat berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan jemaah.
Dia menuturkan, terdapat sejumlah perbaikan dan penyesuaian dibandingkan dengan pelaksanaan haji tahun-tahun sebelumnya.
Perubahan tersebut dilakukan secara bertahap dari tahun ke tahun sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.
Letkol Surnadi berharap, melalui pelaksanaan diklat ini, para petugas haji dapat menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab dalam melayani jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
"Saya berharap melalui simulasi ini, ada gambaran terkait Armuzna. Dan yang paling penting petugas bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab," ucapnya.