Undip segera membuka kesempatan bagi kamu yang berminat melanjutkan pendidikan S2 melalui program Beasiswa Patriot. Beasiswa diberikan secara penuh mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup. Foto: Undip
JAKARTA, (ERAKINI) -Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, segera membuka kesempatan bagi kamu yang berminat melanjutkan pendidikan S2 melalui program . Beasiswa diberikan secara penuh mencakup biaya pendidikan serta biaya hidup.
Program Beasiswa Patriot merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi (Kementrans). Program ini ditujukan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan magister sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan kawasan transmigrasi di Indonesia.
"Beasiswa Patriot adalah program yang diinisiasi oleh Kementerian Transmigrasi untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan melalui kehadiran SDM unggul di kawasan transmigrasi," tulis Undip di akun Instagramnya @undip.official, Senin (9/2/2026),
Undip dalam program ini menerima mahasiswa jenjang Magister (S2), baik untuk mahasiswa umum, ASN, dan TNI. Durasi perkuliahan Beasiswa Patriot selama 2,5 tahun yang akan dimulai pada semester gasal tahun ajaran 2026/2027). Rinciannya, 18 bulan perkuliahan di kampus utama Undip dan kampus lokasi transmigrasi, serta 12 bulan pengabdian di lokasi kawasan transmigrasi.
1. Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (Barelang, Kepulauan Riau).
2. Magister Teknik dan Manajemen Industri (Barelang, Kepulauan Riau).
3. Magister Teknik Lingkungan (Kalukku, Sulawesi Barat).
4. Magister Peternakan (Kalukku, Sulawesi Barat).
5. Magister Energi (Salor, Papua Selatan).
6. Magister Manajemen Sumber Daya Perairan (Salor, Papua Selatan).
"Mari ambil bagian dalam upaya membangun Indonesia dan menjadi agen perubahan bagi masa depan bangsa. Pengumuman lebih lanjut akan disampaikan di awal Maret 2026," tutupnya.
Diketahui, Kementrans menyiapkan Beasiswa Patriot kepada mahasiswa di tujuh kampus. Target penerima tahun ini sekitar 1.000 hingga 1.100 mahasiswa.
Ketujuh kampus, yakni Universitas Indonesia (UI), IPB University, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Undip, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Para penerima Beasiswa Patriot nantinya menempuh pendidikan di tiga Kampus Patriot yang tengah dibangun oleh Kementrans, yakni Kepulauan Riau, Sulawesi Barat; dan Papua Selatan. Tiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi masing-masing daerah.