Brimob: Sejarah dan Peran Satuan Khusus Polri dalam Operasi Anti Separatis
Abdul Rahman Ahdori
JAKARTA, (ERAKINI) - Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) nya ke-79 hari ini, Kamis (14/11/2024). Brimob merupakan satuan paramiliter pada institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Dilansir dari berbagai sumber pada Kamis (14/11/2024), Brimob didirikan pada 29 April 1943 sebagai Polisi Istimewa, Brimob telah mengalami banyak transformasi dan peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia, dengan moto ‘Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan’.
Sebelum dikenal dengan nama Brimob, satuan ini mengalami sejumlah perubahan nama yang mencerminkan evolusi perannya dalam sejarah kepolisian Indonesia. Dimulai dengan pembentukan Tokubetsu Kaisatsu Tai, kemudian berubah menjadi Polisi Istimewa, dilanjutkan dengan nama Mobrig (Mobil Brigade), dan akhirnya menjadi Brigade Mobil (Brimob) seperti yang kita kenal saat ini.
Secara singkat, setelah lebih dari satu tahun berfungsi sebagai Polisi Istimewa dengan tugas utama merebut fasilitas militer dan lokasi strategis di pulau Jawa dan Sumatera, pada 14 November 1946, seluruh unit Polisi Istimewa, Barisan Polisi Istimewa, dan Pasukan Polisi Istimewa akhirnya digabungkan menjadi satu kesatuan yang dikenal dengan nama Mobil Brigade (Mobrig).
Nama inilah yang kemudian berkembang menjadi Brigade Mobil (Brimob), sebuah unit elit Polri yang hingga kini menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara.
Brimob pada masa penjajahan
Pada masa penjajahan Jepang, Korps Brimob menjadi penerus dari Polisi Pribumi (Keibodan) yang dibentuk selama masa penjajahan Jepang dan berfungsi sebagai Polisi Istimewa pada tahun 1944-1946. Tugas utama Brimob meliputi penanganan terorisme domestik, kerusuhan sosial, penegakan hukum yang berisiko tinggi, serta pencarian dan penyelamatan (SAR).
Selain itu, Brimob juga dikenal dalam penjinakan bom (EOD), operasi anti-separatis, dan anti-pemberontakan yang sering kali berkolaborasi dengan operasi militer. Satuan ini merupakan komponen penting di dalam yang dilatih untuk menghadapi situasi kritis dan berbahaya.

















