Search

Profil Kolonel Laut (P) Kurniawan, Alumni SMA Tarnus 98 yang Nakhodai KRI Prabu Siliwangi-321

JAKARTA, (ERAKINI) – Kapal perang terbesar Indonesia, KRI Prabu Siliwangi-321, akhirnya bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/3/2026) pagi. KRI Prabu Siliwangi-321 berlayar selama 44 hari dari Italia di bawah komando Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja

Begitu bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Kolonel Laut (P) Kurniawan langsung turun dari KRI Prabu Siliwangi-321 untuk memberikan laporan kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Selama dalam perjalanan, Kolonel Kurniawan memimpin KRI Prabu Siliwangi-321 mengelilingi Samudra Atlantik hingga Samudra Hindia, sebelum tiba pertama kali di Lampung pada Senin (23/3), lalu bersandar di Jakarta.

KRI Prabu Siliwangi-321 memulai keberangkatan pertamanya dari Italia menuju Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026. Setelah bertolak dari Italia, kapal ini singgah di berbagai negara, di antaranya Afrika Selatan, Kerajaan Maroko, dan Nigeria. Selama perjalanan, Kolonel Kurniawan bersama sejumlah perwira, selalu melaksanakan kunjungan pelabuhan dan kunjungan kehormatan.

Bertepatan dengan momen Lebaran, Kolonel Kurniawan bersama prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 tak lupa melaksanakan Shalat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah saat berlayar menuju Tanah Air tepatnya di Samudera Hindia, pada Sabtu (21/3/2026).

Kolonel Kurniawan menyampaikan bahwa momen Idulfitri di tengah penugasan menjadi penguat semangat kebersamaan dan pengabdian. Pelaksanaan ibadah di tengah Samudera Hindia ini menjadi bukti bahwa di mana pun bertugas, prajurit KRI Prabu Siliwangi-321 tetap menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, profesionalisme, dan dedikasi kepada bangsa dan negara.

KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini. Dibangun oleh galangan kapal Fincantieri, kapal ini dilengkapi teknologi modern, sistem persenjataan canggih, serta memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi. 

KRI Prabu Siliwangi-321 yang memiliki ukuran panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter. Kapal perang ini juga dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 127 milimeter, meriam 76 milimeter Strales untuk target udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal untuk serangan udara, rudal Teseo Mk-2E untuk target permukaan, torpedo antikapal selam, hingga senjata otomatis jarak dekat.

Kehadiran kapal perang baru diharapkan dapat memperkuat postur pertahanan laut nasional, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, serta mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan NKRI.

Rekam Jejak Kolonel Kurniawan 
Kurniawan Koes Atmadja merupakan alumni SMA Taruna Nusantara (Tarnus) tahun 1998 (TN 6). Kolonel Kurniawan dikukuhkan sebagai komandan pertama KRI Prabu Siliwangi-321 pada Senin, 22 Desember 2025, di sela-sela upacara Serah Terima KRI Prabu Siliwangi-321 di galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia.

Pengukuhan dilaksanakan di atas geladak kapal oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, sekaligus menandai dimulainya masa operasional KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai unsur tempur TNI AL.

Dirangkum dari berbagai sumber, Kurniawan merupakan perwira TNI AL yang memiliki rekam jejak panjang sebagai komandan kapal perang Republik Indonesia (KRI). Kurniawan dikenal sebagai perwira berpengalaman dalam pengoperasian kapal perang. Ia beberapa kali dipercaya memimpin KRI dalam berbagai misi, baik operasi militer, latihan, maupun misi kemanusiaan.

Tak hanya itu, Kurniawan juga berperan dalam diplomasi pertahanan internasional. Ia mewakili TNI AL dalam latihan gabungan, termasuk menghadiri pembukaan Latihan Samudera Shakti-25 antara TNI AL dan Indian Navy pada 14 Oktober 2025 dengan KRI John Lie-358.

Berikut riwayat penugasan Kurniawan sebagai komandan kapal perang:
1. Komandan KRI Kerambit-627 (2021)
Saat menjabat sebagai Komandan KRI Kerambit-627, Kurniawan masih berpangkat Letnan Kolonel (Letkol).

Ia tercatat menjalankan misi kemanusiaan dengan mengevakuasi lima nelayan Indonesia yang terdampar di Pulau Jarak, Malaysia. Evakuasi dilakukan di perairan perbatasan Selat Malaka pada awal Juli 2021.

2. Komandan KRI Diponegoro-365 (2022–2023)
Kurniawan menjabat Komandan KRI Diponegoro-365 sejak 20 September 2022, menggantikan Kolonel Laut Adam Tjahja Saputra. Selama memimpin KRI Diponegoro-365, ia berpartisipasi dalam International Fleet Review 2022 di Jepang bersama 108 anak buah kapal (ABK).

Dalam kegiatan tersebut, KRI Diponegoro turut ambil bagian bersama puluhan kapal perang dari berbagai negara. Ia juga memimpin latihan intensif selama 45 hari yang melibatkan unsur Kopaska, penyelam, intelijen, hingga tim kesehatan.

3. Komandan KRI John Lie-358 (2024–2025)
Setelah dari KRI Diponegoro, ia dipercaya memimpin KRI John Lie-358. Dalam periode ini, ia terlibat dalam Operasi Siaga Sakti 2024 di wilayah Kalimantan. 

Selain itu, ia juga mengikuti Latihan Samudera Shakti-25 sebagai bagian dari kerja sama strategis Indonesia–India dalam memperkuat hubungan militer di kawasan Indo-Pasifik.