KPU sudah mengumumkan 11 panelis untuk Debat Cawapres yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (21/1/2024). Foto: Ilustrasi/KPU
JAKARTA, (ERAKINI) -Debat Pilpres 2024 akan memasuki sesi keempat yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (21/1/2024). Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengumumkan 11 panelis untuk Debat Cawapres itu, Rabu (17/1/2024).
Ke-11 panelis ini bertugas menyusun pertanyaan terkait tema debat, yakni Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.
Penentuan panelis Debat Pilpres 2024 ini kerap menuai pro kontra, karena ada khawatiran tidak netral. Bahkan protes dilayangkan langsung oleh pasangan calon, seperti terjadi saat Debat Ketiga Capres beberapa waktu lalu.
Penentuan panelis ini juga menuai perdebatan lantaran jumlah ahli/pakar di Indonesia juga tergolong tidak sedikit. Dari ribuan perguruan tinggi di Indonesia, sudah pasti memiliki pakar di bidang masing-masing, termasuk terkait dengan tema-tema yang diangkat KPU dalam debat.
Format dan tema Debat Pilpres 2024 merupakan kesepakatan dalam Rapat Koordinasi antara KPU bersama Ketiga Tim Pasangan Calon yang berlangsung di Kantor KPU, 6 Desember 2023. Begitu juga penentuan panelis, sudah menjadi kesepakatan bersama dengan ketiga paslon.
Ketua KPU Hasyim Asy'ari sebelumnya mengatakan, pihak-pihak yang dipilih menjadi panelis adalah orang-orang yang dinilai tepat atau dianggap berkompeten di bidang yang menjadi tema debat. Ia memastikan KPU tidak sembarangan memilih panelis.
Menurut Hasyim, sebelum KPU mengumumkan nama-nama tim panelis untuk masing-masing tema debat, KPU telah memberikan kesempatan kepada masing-masing tim pasangan calon 01, 02, dan 03 untuk mengusulkan nama-nama tim panelis yang harus disampaikan kepada KPU.
Dari nama-nama yang masuk itu KPU kemudian menyeleksi lalu menentukan siapa saja yang akan menjadi panelis. Setelah itu KPU lalu menghubungi nama-nama yang dipilih untuk menanyakan ketersediaan mereka.
Oleh karena itu, Hasyim meyakini semua panelis mempunyai kapasitas dan integritas akademik yang dijaga dalam setiap menjalankan tugas. Keahlian dan institusi asal dari semua panelis juga selalu disampaikan kepada tim pasangan capres-cawapres.
Terlebih pertanyaan dari panelis masih harus diundi sehingga pertanyaan yang diperoleh capres didapatkan secara transparan. Jika merujuk pada 3 kali penyelenggaran debat, peran panelis memang tidak begitu menonjol. Sebab semua pertanyaan disampaikan moderator.
Hasyim mengatakan, sejak awal memang sudah disepakati bahwa yang bertanya dalam debat adalah moderator, bukan panelis. Keputusan itu diambil karena pertimbangan waktu/durasi.
Lantas apa fungsi dan tugas panelis?. Peran dan fungsi panelis adalah merumuskan pertanyaan yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat sesuai dengan tema. Selain itu, merumuskan pertanyaan terkait program yang diusung para calon.
Hasyim enyebutkan, para panelis debat yang ditunjuk membuat pertanyaan yang berasal dari berbagai sumber dan kelembagaan.
Berikut daftar 11 panelis Debat Cawapres, Minggu 21 Januari 2024:
1. Prof Abrar Saleng (Ahli Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam/Universitas Hasanuddin).
2. Dr Arie Sujito (Sosiolog Pedesaan/Dosen Fisipol UGM).
3. Prof Arif Satria (Ahli Ekologi Politik dan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam/Rektor IPB).
4. Dewi Kartika (Ahli Agraria/Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria).